Hanwha Aerospace mendapat kontrak jumbo untuk memasok 112 K9 SPH tambahan ke Finlandia

K9 Thunder SPHHanwha Aerospace

AIRSPACE REVIEW – Hanwha Aerospace dari Korea Selatan secara resmi mengumumkan penandatanganan kontrak lanjutan dengan Kementerian Pertahanan Finlandia untuk pengadaan 112 unit tambahan K9Self-Propelled Howitzer (SPH).

Kesepakatan senilai 546 juta euro (sekitar Rp9,4 triliun) ini semakin memperkuat posisi Finlandia sebagai salah satu operator utama sistem artileri canggih buatan Korea Selatan tersebut di Eropa Utara.

Penandatanganan kontrak dilaksanakan pada 9 April 2026 di Helsinki, dihadiri oleh Presiden & CEO Hanwha Aerospace Jae-il Son, pejabat tinggi Kementerian Pertahanan Finlandia Olli Ruutu, serta Duta Besar Korea Selatan untuk Finlandia Kim Jung-ha.

Kontrak ini merupakan pesanan lanjutan setelah Finlandia pertama kali mengakuisisi meriam K9 pada Maret 2017.

Dengan tambahan 112 unit ini, total armada K9 Finlandia akan melampaui 200 unit. Hal ini menjadikan Finlandia negara anggota NATO ketiga yang mengoperasikan K9 dalam skala besar, menyusul Türkiye dan Polandia.

“Keputusan Finlandia untuk kembali memilih Hanwha Aerospace menunjukkan bahwa kami adalah mitra terpercaya dalam memperkuat kemampuan pertahanan Eropa,” ujar Jae-il Son, dikutip daalam rilis perusahaan.

Ia menambahkan bahwa sistem K9 telah terbukti sangat andal meskipun dioperasikan dalam kondisi iklim ekstrem di wilayah Nordik yang sangat dingin.

Pengiriman unit-unit baru ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2028. Pengadaan lanjutan ini memberikan keuntungan bagi Finlandia karena infrastruktur yang sudah terbangun, sehingga tidak diperlukan investasi baru untuk hanggar atau fasilitas perawatan.

Dalam hal menyiapkan operator, awak meriam dan teknisi Finlandia sudah sangat akrab dengan sistem ini, sehingga tidak memerlukan pelatihan dasar ulang yang memakan waktu.

Rantai logistik juga sudah optimal di mana suku cadang dan jaringan pemeliharaan (MRO) sudah mapan di dalam negeri.

K9 Thunder merupakan meriam gerak sendiri (SPH) kaliber 155 mm/52 yang mampu menembakkan peluru dengan presisi tinggi pada jarak lebih dari 40 km.

Dengan mobilitas lintas medan yang luar biasa dan kecepatan tembak yang tinggi (3 peluru dalam 15 detik), K9 dianggap sebagai pemimpin pasar global di kelasnya.

Hingga saat ini, sistem K9 telah digunakan oleh sepuluh negara di empat benua, termasuk enam negara anggota NATO, menjadikannya platform artileri paling populer di dunia saat ini. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *