Pentagon berikan kontrak baru senilai 709 juta USD untuk produksi bom pintar StormBreaker
Raytheon AIRSPACE REVIEW – Departemen Perang Amerika Serikat (Pentagon) telah memberikan kontrak senilai 709 juta USD kepada RTX Corporation (sebelumnya Raytheon) untuk memproduksi dan mengirimkan bom pintar GBU-53/B StormBreaker.
Kesepakatan ini mencakup produksi lot ke-12 dari munisi berpemandu tersebut, yang dijadwalkan selesai pada Februari 2030.
Selain untuk kebutuhan militer AS, kontrak ini juga mencakup penyediaan munisi bagi pelanggan internasional melalui program Penjualan Militer Asing (FMS).
StormBreaker, yang juga dikenal sebagai Small Diameter Bomb II (SDB II), merupakan senjata presisi seberat 93 kig yang dirancang untuk melumpuhkan target bergerak maupun statis.
Keunggulan utama bom ini terletak pada sistem pencari tiga mode (tri-mode seeker) yang menggabungkan radar gelombang milimeter, pencitraan inframerah, dan pemandu laser semi-aktif.
Teknologi sensor ini memungkinkan StormBreaker untuk mengidentifikasi dan membedakan target dalam kondisi visibilitas rendah, termasuk di tengah kabut, asap, debu, maupun hujan lebat.
Pengumuman kontrak ini menyusul pencapaian penting pada Februari 2026, di mana Angkatan Laut AS secara resmi menyetujui StormBreaker untuk penggunaan operasional penuh pada armada jet tempur F/A-18E/F Super Hornet.
Saat ini, StormBreaker telah operasional pada pesawat F-15E Strike Eagle dan sedang dalam proses integrasi pada jet tempur generasi kelima F-35 (varian A, B, dan C) serta F-16.
Dengan ukurannya yang kompak, satu pesawat tempur dapat membawa lebih banyak munisi, sehingga mampu menyerang lebih banyak target dalam satu misi sekaligus meningkatkan keselamatan kru udara melalui kemampuan serang jarak jauh (standoff).
Hingga saat ini, RTX telah mengirimkan ribuan bom StormBreaker ke Departemen Perang AS dan beberapa negara sekutu, untuk memperkuat postur pertahanan udara di kawasan strategis seperti Pasifik Barat dan Mediterania Timur. (RNS)


Lumayan 2 minggu untuk menyiapkan program genosida berikutnya….