AIRSPACE REVIEW – Di pameran pertahanan Internasional DIMDEX 2026 di Doha, Qatar pada 19-22 Januari, perusahaan BMC Turkiye memamerkan Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) Altug yang dipersenjatai dengan turret nirawak SARP 100/35.
Kendaraan berpenggerak 8×8 ini dirancang untuk melawan drone, kendaraan lapis baja ringan, dan menghadapi ancaman pertempuran perkotaan di wilayah Timur Tengah.
Altug IFV dapat membawa hingga 12 personel, terdiri dari tiga awak (pengemudi, komandan, juru senjata) dan sembilan prajurit infanteri.
Kendaraan ditenagai menggunakan mesin diesel Caterpillar C13 berdaya 711 hp, kecepatan maksimumnya di jalan raya 110 km/jam dan jangkauan operasional sekitar 800 km.
Sedangkan SARP 100/35 adalah turret nirawak berbobot 4,5 ton yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan ASELSAN Turkiye, dipersenjatai dengan senjata utama berupa kanon otomatis kaliber 35 mm.
Muatan munisi siap tembaknya adalah 100 butir, dan didukung oleh 200 butir amunisi cadangan. Jenis amunisinya termasuk penembus lapis baja, ledakan udara, dan penghancuran.
Sementara untuk senjata sekundernya adalah senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm dengan 3.750 peluru atau senapan mesin berat 12,7 mm dengan 200 peluru.
Geometri penembakan pada turret disetel untuk bergerak dinamis dengan cepat, di mana SARP 100/35 menawarkan rotasi dan elevasi dari -10 hingga +45 derajat. (RBS)

