Belarus memperkenalkan drone antidrone di UMEX 2026, dapat meluncur dengan kecepatan 200 km/jam

Drone antidrone dari BelarusVia X

AIRSPACE REVIEW – Di pameran pertahanan UMEX 2026 di Abu Dhabi pada 20-22 Januari, Organisasi Penelitian Pertahanan Belarus, LEMT, mempresentasikan sistem senjata portabel yang dirancang untuk mencegat drone berukuran kecil yang terbang rendah.

Konsep ini disajikan sebagai solusi untuk mengalahkan ancaman drone kamikaze dengan biaya yang murah.

Sistem antidrone ini menggunakan kepala pelacak laser dan termal. Drone pencegat ini dirancang untuk bertabrakan secara fisik dengan drone musuh.

Model yang dipamerkan di UMEX 2026 memperlihatkan sistem ini terdiri dari peluncur mirip senapan yang mengintegrasikan drone pencegat langsung ke bagian ujung depannya.

Peluncur tersebut memiliki penyangga bahu, pegangan depan, dan wadah tengah yang ringkas yang kemungkinan dimaksudkan untuk menampung perangkat elektronik untuk panduan, akuisisi target, dan kontrol penembakan.

Drone pencegatnya dibekali empat motor kecil dengan baling-baling terbuka yang disusun di sekitar badannya yang ramping.

Bagian hidung drone pencegat mengintegrasikan modul optik-elektronik, serta penempatan sensor video dan termal yang digunakan untuk deteksi dan panduan target.

Sistem peluncur ini memungkinkan operator untuk mendeteksi dan menentukan target sebelum meluncurkan drone pencegat.

Akuisisi targetnya dilakukan oleh pencari yang mengintegrasikan kamera video dan kamera pencitraan termal, memungkinkan deteksi dan pelacakan target udara dengan visual rendah atau kondisi visibilitas terbatas.

Setelah mengudara, sistem ini mendukung mode yang dibantu operator atau menggunakan mode otomatis penuh yang memungkinkan misi pencegatan dilakukan tanpa intervensi pilot terus menerus.

Berat total sistem termasuk peluncur dan drone sekitar 6 kg, dengan kapasitas muatan 0,5 kg. Sistem ini cukup dioperasikan oleh satu orang saja.

Jangkauan terbang maksimum drone pencegat hingga jarak 6 km, durasi terbang sekitar 10 menit, dan kecepatan maksimumnya hingga 200 km/jam.

Drone pencegat ini mampu diluncurkan secara vertikal dengan sudut terbang mencapai 90 derajat, memberikan fleksibilitas untuk menyerang target yang melayang atau berada di ketinggian rendah. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *