AIRSPACE REVIEW – Kedutaan Besar Jepang di Ukraina mengumumkan bahwa pengiriman terakhir kendaraan eks Pasukan Bela Diri Jepang yang ditujukan untuk Ukraina telah tiba di Polandia pada tanggal 12 Januari 2026.
Pengiriman tersebut mencakup 30 unit kendaraan mobilitas tinggi dan jip ringan, sebagai bagian dari paket tambahan yang disetujui pada Oktober 2024.
Sebelumnya, hingga Juni 2025, Jepang telah mengirimkan 101 kendaraan, sebagai tanggapan atas permintaan resmi dari pemerintah Ukraina.
Jepang menyatakan bahwa mereka akan terus memberikan dukungan sebanyak mungkin kepada Ukraina, menegaskan kembali komitmen Tokyo terhadap bantuan yang berkelanjutan terhadap Kyiv.
Namun dukungan pertahanan Jepang kepada Ukraina tersebut mencakup kategori peralatan militer non mematikan.
Dari 131 unit bantuan, di antaranya adalah Toyota High Mobility Vehicle (HMV) atau dikenal sebagai Mega Cruiser. Kendaraan berpenggerak 4×4 ini dibekali mesin diesel turbo 4.1L 15B-FTE 4 berdaya 153 hp.
Toyota HMV memiliki berat kosong 2,850 kg, berdimensi panjang 5 m, lebar 2,1 m tinggi 2 m, dan jarak antar sumbu rodanya 3,39 m.
Lalu kendaraan jip ringan 4×4 Mitsubishi Type 73 Kogata (Generasi Kedua) yang dikembangkan berdasarkan kendaraan sipil Pajero.
Type 73 yang memiliki bobot kosong 1,940 kg ini, dibekali dengan mesin diesel 4M40 atau 4N15 berdaya 125 hp. Kendaraan memiliki panjang 4,14 m, lebar: 1,76 m, dan tinggi 1,97 m.
Bantuan lainnya termasuk juga kendaraan pengangkut beroda rantai Morooka yang dirancang untuk transportasi melintasi medan yang sulit.
Platform ini biasanya digunakan oleh Pasukan Bela Diri Jepang untuk dukungan logistik, pengangkutan pasukan, dan pergerakan peralatan di daerah tanpa jaringan jalan yang memadai. (RBS)

