Diam-diam Ukraina telah mendapatkan sistem rudal pertahanan udara bergerak V2X Tempest dari Amerika Serikat

Sistem pertahanan udara Tempest dari Amerika SerikatWar Online

AIRSPACE REVIEW – Beredar foto di mana Angkatan Udara Ukraina telah mendapatkan sistem pertahanan udara jarak pendek bergerak Tempest buatan perusahaan V2X asal Amerika Serikat.

Gambar-gambar tersebut dipublikasikan di forum War Online oleh seorang pengguna dengan nama samaran FOX16, yang sedang mengumpulkan dana untuk pengadaan peralatan baru bagi sistem tersebut.

Sebelumnya sistem Tempest ini telah dipresentasikan kepada publik dalam video tahun baru yang dirilis oleh Pusat Komando Udara Ukraina.

Namun transfernya ke Ukraina tidak pernah diumumkan secara resmi, begitupun dengan jumlahnya juga tak diungkapkan.

Tempest pertama kali dipresentasikan oleh perusahaan V2X di pameran pertahanan AUSA 2025 pada bulan Oktober di Washington.

Sistem pertahanan udara ringan ini dirancang untuk melawan drone, helikopter, dan pesawat terbang rendah dalam segala kondisi cuaca.

Kendaraan hanya mencakup radar kecil tipe RADA, dua peluncur rudal, dan sasis kendaraan buggy komersial siap pakai berbiaya murah dan mudah dioperasikan.

Namun dengan penggunaan satu radar ini, sistem Tempest memiliki bidang pandang yang terbatas, hanya mampu memindai ke satu arah.

Desain ini menunjukkan bahwa radar tersebut terutama berfungsi untuk pelacakan target dan panduan rudal, bukan untuk pengawasan wilayah udara skala penuh.

Kemungkinan besar tugas deteksi utama dilakukan oleh radar eksternal yang berbagi informasi target dengan awak Tempest melalui jaringan.

Setelah arah drone atau pesawat yang datang diketahui, sistem Tempest dapat dengan cepat menyasar target dan kemudian menyerangnya.

Keterbatasan lain dari sistem ini terletak pada pilihan rudalnya. Tempest hanya dibekali dua rudal jenis AGM-114L Longbow, yang dilengkapi dengan pencari radar gelombang milimeter.

Meskipun rudal ini sangat efektif dan mampu menyerang drone, helikopter atau pesawat terbang rendah, namun rudal ini juga termasuk mahal, dengan harga sekitar 100.000-150.000 USD per unit.

Artinya, mencegat satu drone kamikaze tipe Shahed-136/Geran-2 Rusia bisa menghabiskan biaya yang sama atau bahkan lebih besar daripada harga target itu sendiri.

Meskipun demikian, Tempest merupakan platform multi peran yang fleksibel dan berbiaya murah, membuatnya cocok untuk melindungi aset-aset penting dalam kondisi pertempuran yang dinamis.

Jangkauan efektif rudalnya hingga 8 km memberikan cakupan yang solid untuk pertahanan jarak pendek, meskipun jangkauan deteksi dan penyerangannya akan berkurang ketika menghadapi target udara yang lebih kecil. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *