AIRSPACE REVIEW – Michael “Nerf” Douglas adalah penerbang tempur F-15 Eagle Angkatan Udara AS (USAF) yang telah membukukan 2.000 jam terbang dengan pesawat tersebut.
Setelah hampir dua dekade menjadi joki F-15, kini ia bertugas sebagai Operator Sistem Misi Senior di Boeing.
Usai menjajal jet baru F-15EX Eagle II baru-baru ini, “Nerf” menyampaikan pengalaman dan testimoninya mengenai kapabilitas Eagle II yang dirasakannya sangat berbeda dengan pesawat lama yang pernah ia terbangkan.
Berikut ini beberapa testimoni penerbangan uji F-15EX oleh Nerf.
- Pendakian Kecepatan Tinggi
Pada penerbangan uji yang dilakukan, F-15EX menghasilkan perbandingan gaya dorong dan berat (TWR) lebih dari 1 banding 1. Sensasinya sulit dijelaskan, ujar Nerf.
“Anda terus-menerus terdorong ke belakang saat pesawat melesat ke angkasa. Dengan gaya dorong hampir 60.000 pon yang mendorong Anda ke depan, pendakian terasa lebih cepat dan lebih mengasyikkan daripada apa pun yang pernah saya alami di dalam mobil atau roller coaster. Ini adalah kekuatan murni yang terbaik,” kata dia.
- Momen “Seharusnya ini tidak mungkin”
Nerf mengatakan, setiap penerbangan selalu ada titik di mana pilot harus mengingatkan dirinya sendiri bahwa apa yang dilakukan pesawat itu nyata.
“Entah itu berakselerasi melewati Mach 2, mencapai 9 G, atau meluncur dengan kelincahan fenomenal, F-15EX melakukan manuver yang tampaknya hampir mustahil. Ditambah lagi dengan visibilitas kanopi 360 derajat, dan Anda tidak hanya terbang, Anda juga terbenam di langit.” ujarnya.
- Keunggulan Fly-by-Wire Digital
Salah satu perubahan yang sangat sifnifikan dari F-15 ke F-15EX, kata Nerf, adalah penggunaan sistem kendali fly-by-wire digital yang menakjubkan.
“Sistem ini secara otomatis mengkompensasi asimetri besar pada sumbu lateral dan longitudinal, yang membuat jet lebih responsif, stabil, dan dinamis tergantung pada rezim penerbangan. Sungguh impian seorang pilot untuk terbang,” kata dia.
- Daya Tahan dengan EPAWSS
Nerf juga menyoroti salah satu fitur tercanggih dari F-15EX yaitu sistem pertahanan pasif untuk peperangan elektronik generasi terbaru yang disebut EPAWSS.
“Sistem Daya Tahan Peringatan Pasif Aktif Eagle, atau EPAWSS, adalah salah satu fitur tercanggih dari F-15EX. Ini adalah rangkaian peperangan elektronik generasi terbaru yang memberi kita kewaspadaan dan perlindungan dari ancaman, baik yang sedang berlangsung maupun yang akan datang,” kata Nerf.
Sistem tersebut juga mudah beradaptasi dan bertenaga.
“EPAWSS secara dramatis meningkatkan daya tahan, memastikan Eagle dapat beroperasi secara efektif melawan ancaman hari ini dan di masa mendatang,” lanjutnya.
- Misi yang Penting
Nerf mencatat, momen yang paling berarti dari sebuah misi, bagaimanapun, bukanlah tentang kecepatan atau kemampuan manuver, melainkan tentang dampaknya.
Ia bercerita, dalam satu misi, dia menggunakan kemampuan serangan presisi F-15 untuk menetralisir benteng musuh yang telah mengancam pasukan sekutu selama berbulan-bulan.
Lama setelah misi itu, dia kembali ke rumah ketika seorang tentara mengenali suaranya.
“Dia memberi tahu saya bahwa dia pernah berada di kamp itu, di bawah tembakan, dan berterima kasih kepada saya atas apa yang dibawa F-15 dalam pertempuran. Koneksi semacam itu merendahkan hati dan mengingatkan mengapa pesawat ini ada,” kenang dia.
- Kemampuan Manuver dan Sistem Kokpit
F-15EX yang bersih, kata Nerf, tentu saja dapat bermanuver dan berakselerasi lebih baik dibabnding pesawat yang terisi penuh.
Akan tetapi, bahkan dengan 12 rudal udara ke udara, F-15EX tetap sangat lincah.
“Dengan empat stasiun sayap, satu stasiun garis tengah, dan tangki bahan bakar konformal yang masing-masing mampu membawa enam senjata, Eagle II dapat membawa semua yang Anda butuhkan, mempertahankan diri di wilayah udara yang diperebutkan, dan tetap memberikan serangan presisi dengan akurat,” ujarnya.
Di dalam kokpit, Layar Area Luas (LAD) berdefinisi tinggi benar-benar mengubah permainan pertempuran.
“Setiap anggota kru dapat memilih dan memanipulasi informasi yang mereka butuhkan, baik radar, EPAWSS, pod penargetan, maupun data senjata, menjadikannya pengganda kekuatan yang nyata,” pungkas Nerf. (RNS)


The F-15EX pilot’s experience highlights that the superiority of a combat platform is measured not only by technical specifications but by how the system allows the pilot to maximize their capabilities intuitively. Rapid climbs, extreme maneuvers, and digital fly-by-wire are not just numbers—they provide significant tactical flexibility in complex aerial scenarios.
The EPAWSS electronic warfare system emphasizes the importance of adaptive readiness against constantly evolving threats; the ability to detect, assess, and respond quickly is central to modern air dominance. Additionally, the customizable cockpit displays demonstrate that mission effectiveness relies heavily on human-technology synergy—the pilot is not just an operator but an integral part of a dynamic combat system.
Most critically, real mission moments show that the strategic value of the aircraft comes from its operational impact, not just performance metrics. An aircraft capable of delivering both precision and agility while enhancing mission success reflects a design aligned with both technical capability and strategic objectives.
The F-15EX appears designed to offer a combination of power, adaptability, and operational precision, making it an asset that provides broad tactical options without sacrificing pilot control or safety.