AIRSPACE REVIEW – Boeing merilis rendering baru jet tempur F/A-XX untuk Angkatan Laut AS (US Navy)di acara Simposium Tailhook baru-baru ini. Namun perusahaan tidak mengungkap detail lebih rinci desain pesawat ini.
Gambar yang dipublikasikan oleh Aviation Week menunjukkan gambar pesawat yang diselimuti awan saat terbang di atas kapal induk, sehingga sulit untuk mengidentifikasi fitur-fitur seperti canard, ujung sayap, dan ekor pesawat.
Meski demikian, para analis menunjukkan adanya kemiripan dengan pesawat tempur F-47 yang dibuat untuk Angkatan Udara AS (USAF), terutama pada desain kokpitnya.
F/A-XX merupakan bagian dari program jet tempur generasi keenam AS untuk US Navy guna menggantikan armada F/A-18E/F Super Hornet. Pesawat dirancang memiliki kemampuan siluman dan kemampuan bertahan yang lebih baik dalam skenario ancaman tinggi.
Terkait F-47, USAF menerangkan bahwa pesawat ini akan memiliki radius tempur melebihi 1.000 mil laut dan kecepatan melebihi Mach 2.
Pesawat akan beroperasi dengan kemampuan berawak maupun nirawak, bekerja sama langsung dengan drone tempur yang dikenal sebagai CCA (Collaborative Combat Aircraft).
Meskipun Pentagon mengkhawatirkan kemampuan industri AS untuk memproduksi dua program jet tempur canggih secara bersamaan, Boeing telah menginvestasikan 2 miliar di fasilitas baru di St. Louis, tempat mereka membangun Fasilitas Perakitan Pesawat Tempur Canggih.
F-47, yang telah memiliki kontrak senilai lebih dari 20 miliar USD, diperkirakan akan diproduksi lebih dari 185 unit dan dijadwalkan mulai beroperasi akhir dekade ini. (RNS)

