Angkatan Laut Polandia pensiunkan helikopter amfibi Mi-14PL setelah menggunakannya lebih dari empat dekade

Mi-14PLIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut Polandia (Lotnictwo Marynarki Wojennej/LMW) secara resmi akan memensiunkan helikopter amfibi Mi-14PL terakhirnya pada 31 Agustus 2025, sekaligus berakhirnya lebih dari empat dekade heli ini digunakan oleh LMW.

Polandia menerima 16 helikopter antikapal selam ini pada tahun 1980-an, ditambah satu pesawat pengganti pada bulan November 1990.

Selama digunakan oleh LMW, empat Mi-14PL hilang karena kecelakaan pada tahun 1980-an dan awal 1990-an.

Sementara sisanya menjalani berbagai program upgrade, termasuk peningkatan sistem sonar dan integrasi pelampung akustik untuk meningkatkan kemampuan deteksi kapal selamnya.

Pada tahun 2010, LMW mengonversi dua Mi-14PL miliknya menjadi versi pencarian dan penyelamatan (SAR). Heli yang diberi kode Mi-14PL/R ini dipasangii peralatan ASW yang dapat dilepas.

Seluruh helikopter termasuk varian Mi-14PL dan Mi-14PL/R dioperasikan oleh 44 Baza Lotnictwa Morskiego di Darłowo.

Sebagai pengganti Mi-14PL dan Mi-14PL/R ini adalah helikopter AW101 Mk614 Merlin dari Italia.

Pada April 2019 Polandia menandatangani kontrak dengan Leonardo untuk mengakuisisi empat helikopter dalam konfigurasi antikapal selam (ASW) dan pencarian & penyelamatan (SAR).

Helikopter AW101 pertama diterima pada Agustus 2023 dengan pengiriman terakhir pada akhir tahun tersebut.

Mengenai Mi-14PL (NATO Haze-A), helikopter peran antikapal selam ini dilengkapi dengan APM-60 MAD yang ditarik, sonobuoy OKA-2, dan radar pencari Type 12-M yang dapat ditarik.

Helikopter dipersenjatai dengan satu torpedo AT-1 atau APR-2, satu Skat NDB (nuclear depth bomb) atau delapan muatan kedalaman (depth charges).

Mi-14PL diawaki empat kru. Heli dengan panjang 18,38 m dan tinggi 6,93 m ini memiliki berat lepas landas maksimum 14.000 kg.

Heli ditenagai dua mesin turboshaft Klimov TV3-117MT yang masing-masing berdaya 1.454 kW (1.950 hp).

Heli ini terbang dengan kecepatan maksimum 230 km/jam, ketinggian terbang hingga 3.500 m, jangkauan feri 1.135 km atau terbang selama 4 jam dengan bahan bakar maksimum. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *