AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet tempur Mirage 2000 Angkatan Udara Ukraina (UAF) dilaporkan jatuh pada 22 Juli 2025 setelah mengalami kegagalan teknis saaat melaksanakan misi penerbangan latihan.
Beruntung, pilot yang mengendalikan jet tempur sumbangan Prancis tersebut berhasil melontar dengan selamat.
Pihak berwenang Ukraina melaporkan, Tim SAR segera bergerak dan menemukan pilot tersebut dalam kondisi stabil. Ditambahkan bahwa tidak ada korban jiwa di darat.
Seperti diketahui, UAF belum lama mengoperasikan Mirage 2000-5F sumbangan dari Prancis.
Gelombang pertama jet tempur buatan Dassault Aviation tersebut tiba di Ukraina pada awal Februari 2025.
Pengiriman Mirage 2000-5F bekas Angkatan Udara dan Antariksa Prancis bertepatan dengan masuknya Perang Rusia-Ukraina ke tahun keempat sejak Februari 2022.
Kehadiran Mirage 2000-5F di UAF melengkapi armada tempur udara Ukraina yang sebelumnya telah memperoleh jet F-16AM/BM Fighting Falcon sumbangan dari sekutu Eropanya. (RBS)


pada waktu ada IAS 86 dikemayoran, Rafale terlihat lebih gesit dan lincah bermanuver dibanding f16 (menristeknya waktu itu bj habibi).