Siap digunakan dalam misi tempur, kapal patroli Penjaga Pantai Taiwan dipasangi rudal antikapal Hsiung Feng II dan Hsiung Feng III

Wanli CG609Taiwan MND

AIRSPACE REVIEW – Kapal patroli Wanli (CG-609) milik Penjaga Pantai Taiwan (TCG) telah menjalani konversi dari masa damai ke masa perang dengan pemasangan rudal antikapal.

Pada 10 Juli, kapal tersebut telah menyelesaikan pemuatan delapan kontainer rudal antikapal Hsiung Feng II dan delapan kontainer rudal antikapal Hsiung Feng III ke dek atasnya.

Pemasangan sistem senjata ini didukung oleh personel logistik Angkatan Laut Taiwan di Pangkalan Angkatan Laut Su’ao

Transformasi ini sejalan dengan kebijakan pertahanan nasional Taiwan yang memungkinkan rekonfigurasi cepat aset Penjaga Pantai selama skenario konflik.

Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan menyatakan program ini untuk meningkatkan interoperabilitas dengan angkatan laut.

Wanli adalah kapal ketujuh dari kelas Anping yang merupakan turunan dari korvet kelas Tuo Chiang. Kapal ini dibangun oleh Jong Shyn Shipbuilding Company.

Kapal diserahkan pada 10 November 2023 dan ditugaskan ke Unit Patroli Bergerak Utara.

Kapal patroli kelas Anping mengadopsi desain lambung ganda (katamaran) dengan superstruktur paduan aluminium. Kapal memiliki panjang 65,4 m dan lebar 14,8 m, dengan draft 2,1 m.

Kapal berbobot 600 ton ini ditenagai oleh dua mesin diesel MTU 20V4000M93L dan empat waterjet Hamilton HT900. Kecepatan maksimumnya 44,5 knot dan jangkauan jelajah 3.250 mil laut pada kecepatan 12 knot.

Peralatan bela diri standar pada kapal yakni menara kanon kendali jarak jauh 20 mm, meriam air bertekanan tinggi dengan jangkauan 120 m, dan sistem roket Zhenhai multi-laras.

Kapal juga dilengkapi fasilitas pencarian dan penyelamatan dan area penyebaran perahu jenis RHIB.

Sistem komunikasinya mencakup antena VHF/UHF/MF/HF, jaringan komando digital CGICS, dan konektivitas satelit melalui sistem Wei-Xing.

Wanli CG609
Taiwan MDN

Kontainer rudalnya dapat menampung delapan rudal antikapal HF-2 dan delapan HF-3, meskipun tidak dilengkapi di masa damai.

Selama latihan perang atau militer, kapal Penjaga Pantai dipersiapkan untuk menerima sistem ini melalui dukungan angkatan laut.

Untuk rudal HF-2 (Hsiung Feng ll) memiliki jangkauan antara 160 dan 250 km, dan dipandu oleh navigasi inersia dan radar aktif, dan pencari inframerah.

Sedangkan rudal HF-3 (Hsiung Feng lll) memiliki jangkauan antara 150 dan 200 km, dapat meluncur dengan kecepatan hingga 3,5 Mach.

Kedua rudal tersebut dirancang oleh Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan dan mencakup fitur untuk melawan gangguan elektronik.

Untuk diketahui, Penjaga Pantai Taiwan tidak mengoperasikan sistem rudal tersebut secara independen.

Sebaliknya, Angkatan Laut menugaskan seorang direktur taktis, seorang pengawas pengendalian tembakan, dan teknisi rudal untuk memimpin dan mengoperasikan sistem tersebut. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *