Jerman akan gelontorkan lebih dari 100 juta euro untuk produksi drone serang jarak jauh An-196 Liutyi di Ukraina

Drone serang jarak jauh Ukraina An-196 LiutyiIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Jerman akan menggelontorkan lebih dari 100 juta euro untuk produksi drone serang jarak jauh An-196 Liutyi di Ukraina. Der Spiegel melaporkan, pendanaan ini akan mendukung pembuatan beberapa ratus unit drone buatan Ukraina tersebut.

Dengan drone serang jarak jauh, Ukraina dapat melakukan serangan strategis jauh di belakang garis musuh.

An-196 Liutyi adalah pesawat nirawak kamikaze yang dikembangkan oleh Ukroboronprom, produsen senjata terbesar di Ukraina.

Drone ini mampu membawa hulu ledak seberat 75 kg dan memiliki jangkauan operasional melebihi 2.000 km.

Awalnya diluncurkan pada tahun 2022, UAV ini pertama kali dikerahkan pada bulan Agustus 2023 ketika Pasukan Operasi Khusus Ukraina dilaporkan menggunakannya untuk menyerang Pangkalan Armada Laut Hitam Rusia di Kota Perevalne, Krimea.

Drone Liutyi termasuk dalam generasi baru senjata presisi jarak jauh Ukraina.

Dengan berat total lebih dari 200 kg, An-196 dibuat untuk melakukan serangan dalam secara otonom. Drone ini terbang menggunakan teknologi pemandu yang canggih.

Investasi Jerman merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh Uni Eropa untuk mengintegrasikan Ukraina ke dalam basis industri pertahanan Eropa.

Seperti yang dicatat Spiegel, pengalaman Ukraina di masa perang telah menjadikannya modal yang berharga dalam pengembangan teknologi militer baru, khususnya sistem tanpa awak.

“Ukraina dengan cepat menjadi pusat inovasi drone. Mendukung industri pertahanannya berarti memperkuat tidak hanya ketahanan Ukraina tetapi juga keamanan Eropa,” kata seorang pejabat pertahanan UE.

Pendanaan Jerman diharapkan tidak hanya akan meningkatkan volume produksi pesawat tanpa awak An-196 Liutyi, tetapi juga akan lebih mengembangkan kompleks industri militer Ukraina.

Para analis berpendapat, hal ini dapat menandai dimulainya kerja sama Eropa yang lebih mendalam dengan Ukraina dalam produksi senjata berteknologi tinggi.

Saat perang memasuki fase yang berkepanjangan, kemampuan Ukraina untuk memproduksi dan menyebarkan sistem jarak jauh yang efektif seperti An-196 Liutyi dapat menjadi faktor penentu di medan perang. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *