AIRSPACE REVIEW – Dalam serangan balasan bersandi Operasi Bunyan Un Marsoos terhadap India, Pakistan menggunakan rudal balistik jarak dekat terbaru mereka Fatah-ll.
Rudal berjangkauan 400 km tersebut digunakan untuk menyerang beberapa target di India termasuk ke Delhi di Provinsi Punjab.
Sistem pertahanan udara India Barak 8 yang dikembangkan India bersama Israel, dilaporkan berhasil mencegat Fatah-ll di wilayah udara Sirsa, Haryana, sebelum mencapai targetnya.
Untuk diketahui, Fatah-ll merupakan sistem rudal permukaan ke permukaan terbaru Angkatan Bersenjata Pakistan. Rudal ini ditampilkan perdana di hadapan publik dalam parade militer Hari Pakistan pada 23 Maret 2024.
Sistem rudal balistik ini dikembangkan dan diproduksi oleh Global Industrial & Defense Solutions (GIDS), sebuah perusahaan milik negara Pakistan.
Fatah-ll dilengkapi motor roket berbahan bakar padat, sistem perlindungan termal, dan lintasan yang dapat diprogram untuk meningkatkan panduan dan akurasi dalam penerbangannya.
Rudal ini juga mencakup teknologi navigasi modern dan mendukung berbagai mode penembakan.
Fatah-II dapat dimuat dengan hulu ledak ledakan kesatuan atau fragmentasi ledakan dengan tingkat presisi tinggi.
Sepasang rudal Fatah-ll dipasang pada transporter erector launcher (TEL) berpenggerak 8X8, menjadikannya sistem bergerak. (RBS)

