300 pejuang unit mobil Akhmat-1 Chechnya dikerahkan ke palagan Ukraina

Z-STS Akhmat_Top War_Vitaly Kuzmin_Airspace ReviewMoD/Vitaly V. Kuzmin/AR
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sekitar 300 pejuang Unit Mobil Tujuan Khusus (OMON) dari Chechnya telah dikerahkan ke zona operasi militer khusus di Ukraina.

Hal itu dikatakan Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov melalui Telegramnya pada hari Sabtu.

“Hari ini, untuk membantu saudara-saudara mereka di garis depan, sekitar 300 pejuang OMON Akhmat-1 dari Direktorat Garda Nasional untuk Republik Chechnya telah dikerahkan dari Bandara Internasional Grozny yang diberi nama Pahlawan Rusia Akhmad-Khadzhi Kadyrov,” tulisnya, dikutip TASS.

Kadyrov mencatat bahwa sejak dimulainya operasi militer khusus, para pejuang dari Chechnya telah menunjukkan kemampuan tempur dan efisiensi yang tinggi dalam melaksanakan tugas mereka.

Video yang dipublikasikan di jejaring sosial Rusia VK pada 21 November 2022, memperlihatkan Presiden Republik Chechnya Ramzan Kadyrov sedang memeriksa pasukan dan kendaraan lapis baja yang akan dikirim ke Ukraina untuk memperkuat pasukan Rusia.

Mengenai kendaraan Akhmat, pada 23 November 2022 Airspace Review memberitakan selusin kendaraan lapis baja Z-STS Akhmat 6X6 dan rantis Borz 4X4 telah dibuat.

Z-STS Akhmat dibangun di atas sasis 6X6 dari KamAZ-5350 dengan Kamaz Typhoon MRAP yang diproduksi oleh perusahaan Rusia Remdiesel, Rusia.

Nama Akhmat diberikan untuk menghormati mantan Presiden Republik Chechnya Akhmat Kadyrov.

Kabin Akhmat dapat menampung 10 prajurit. Kendaraan dapat beroperasi pada suhu -50C hingga 50C dan beroperasi pada ketinggian 4.500 meter di pegunungan.

Sementara Borz adalah kendaraan lapis baja ringan berpenggerak 4X4 yang diproduksi oleh Industri Pertahanan lokal Chechnya. Kabinnya dapat menampung empat-lima prajurit.

Sejak awal perang, Republik Chechnya menunjukkan dukungannya kepada Rusia dengan mengirimkan pasukan ke Ukraina untuk berperang bersama tentara Rusia.

Resimen Bermotor Khusus Kadyrovite ke-141 bertempur bersama pasukan Rusia. Beberapa ratus pejuang telah bergabung dalam perang yang dimulai sejak Februari tersebut.

Pada 26 Februari 2022, Ramzan Kadyrov, Kepala Republik Chechnya, mengumumkan bahwa pasukan militer Chechnya telah dikerahkan ke Ukraina, dengan mendukung keputusan Vladimir Putin menyerbu Ukraina.

-JDN/RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *