BrahMos hadir di Indo Defence 2022, berharap Indonesia tertarik

BrahMos cruise missile_Airspace ReviewAR
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kolaborasi antara India dan Rusia melalui perusahaan BrahMos Aerospace Private Limited (BAPL) telah melahirkan rudal jelajah supersonik BrahMos dengan empat platform peluncuran, baik dari darat, permukaan laut, bawah permukaan laut, dan udara.

Selain telah menggunakannya untuk kebutuhan militer di dalam negeri, India yang memproduksi rudal ini juga telah berhasil menjualnya ke Filipina.

Indonesia disebut-sebut punya ketertarikan pada rudal ini. Namun hingga saat ini belum ada informasi keputusan untuk mengakuisisinya.

Di ajang Indo Defence 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada 2-5 November, BAPL hadir memperlihatkan model rudal BrahMos dengan beragam platform peluncurnya.

Terlihat mulai dari truk pembawa dan peluncur rudal tersebut dan model-model platform peluncur lain seperti kapal selam, kapal fregat, kapal patroli, kapal hingga kapal perusak.

Pada hari ketiga pameran Indo Defence 2022, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyempatkan diri hadir di pavilion BrahMos.

Prabowo mengadakan diskusi dengan Chief Executive Officer dan Managing Director BAPL Atul Dinkar Rane di ruang pavilion BAPL.

Sebelum dengan Prabowo, pejabat BrahMos menjelaskan sistem persenjataan ini kepada delegasi dari Angkatan Bersenjata Thailand.

Varian BrahMos yang diluncurkan melalui udara telah beroperasi di Angkatan Udara India sejak 2019.

BAPL saat ini sedang mengembangkan BrahMos-II dengan kecepatan Mach 7-8 untuk meningkatkan kemampuan serangan cepat udara.

Versi BrahMos II diharapkan siap untuk diuji pada tahun 2024.

-Jaden-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *