Jerman, Norwegia, dan Denmark patungan beli 16 Zuzana-2 SPH untuk Ukraina

Zuzana-2Istimewa
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Jerman, Norwegia, dan Denmark bersepakan patungan untuk membeli 16 Zuzana-2 self-propelled howitzer (SPH) untuk Ukraina.

Nota kesepakatan telah ditandatangani pada 2 Oktober dengan pengiriman dijadwalkan dimulai tahun depan.

SPH tersebut akan diproduksi dan dibeli dari Republik Slowakia senilai 92 juta euro.

Ini adalah sebagai salah satu hasil dari Konferensi Donor Kopenhagen untuk Ukraina yang diadakan pada 11 Agustus lalu.

Konferensi tersebut dilakukan untuk mempertahankan bantuan militer multilateral jangka panjang ke Ukraina dalam perjuangannya melawan invasi Rusia.

Dalam perkembangan terpisah, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengunjungi Ukraina untuk bertemu dengan mitranya dari Ukraina dan membahas dukungan tambahan di masa depan untuk negara yang dilanda perang itu.

Pembicaraan tingkat tinggi antara Wallace dan Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov berfokus pada dukungan berkelanjutan Inggris ke Ukraina yang diperkirakan akan berlanjut hingga tahun depan.

Mengenai Zuzana, ini adalah SPH 155 mm yang juga biasa disebut Gun Howitzer. Sistem ini dikembangkan oleh KONŠTRUKTA-Defence, a.s. dari Slowakia.

Zuzana merupakan hasil evolusi dari SpGH DANA 152 mm SPH.

Sasis truk Tatra 8X8 yang dimodifikasi digunakan sebagai kendaraan pengusung Zuzana SPH.

Salah satu fitur unik Zuzana adalah meriam dipasang secara eksternal di antara dua kompartemen turet yang terpisah.

Hal ini membuat kru secara inheren aman dari mekanik senjata dan autoloader yang berpotensi berbahaya serta gas yang dihasilkan selama penembakan.

Adapun Zuzana-2, ini adalah versi terbaru dengan meriam kaliber 52 baru, lintasan turret 360 derajat penuh, kabin lapis baja baru, dan lebih lanjut pengurangan awak tiga orang yang diaktifkan oleh otomatisasi.

Sistem ini telah lulus uji coba oleh Angkatan Darat Slovakia pada bulan Desember 2009.

Sedikitnya 25 unit Zuzana-2 telah dikirimkan ke Angkatan Darat Slowakia pada 2021-2022.

Versi baru ini diklaim memiliki kemampuan Multiple Rounds Simultaneous Impact (MRSI).

-Kallmoz-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *