Australia hibahkan 15 Bushmaster MRAP ke Indonesia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengatakan, Australia telah memberikan bantuan berupa 15 kendaraan lapis baja ke Indonesia sebagai bentuk kerja sama dalam bidang pertahanan.

“Australia telah menyumbangkan 15 kendaraan lapis baja dan kami juga berdiskusi mengenai pengadaan lebih banyak kendaraan dalam waktu dekat,” kata Prabowo dalam konferensi pers virtual setelah bertemu dengan Menhan Australia Peter Dutton di Jakarta, Kamis (9/9) seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Kendaraan tempur angkut pasukan (APC) yang akan disumbangkan ke Indonesia tersebut adalah Bushmaster buatan Thales Australia yang akan digunakan untuk mendukung Indonesia dalam menjalankan misi penjaga perdamaian PBB.

Sebelumnya pada Februari 2014, Indonesia juga telah mendapatkan Bushmaster dari Australia sebanyak tiga unit. Kendaraan ini kini dioperasikan oleh Kopassus TNI AD.

Bushmaster tergolong sebagai kendaraan tempur jenis MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) yakni memiliki kemampuan bertahan dari ledakan ranjau atau IED (bahan peledak improvisasi).

Thales sendiri menyebut Bushmaster sebagai Protected Mobility Vehicle (PMV) atau kendaraan yang terlindungi dengan mobilitas tinggi untuk pasukan tempur dan dukungan tempur di berbagai profil misi.

Bodi Bushmaster dirancang dapat menahan ledakan ranjau yang berasal dari bawah kendaraan setara dengan 8 kg TNT (STANAG Level 3).

Sedangkan tingkat perlindungan balistiknya dirancang untuk dapat menahan laju peluru kaliber 5.56 dan 7.62 mm (STANAG Level 2).

Ranpur berbobot 15,4 ton ini digerakan menggunakan mesin diesel berdaya 300 hp.

Dalam perutnya dapat membawa 12 prajurit termasuk pengemudi dan juru tembak.

Pada 2016 diketahui, Thales Australia dan PT Pindad Indonesia telah menyepakati kerja sama untuk memproduksi Bushmaster di Bandung untuk kebutuhan TNI.

Sanca/Pindad

Sosoknya sempat dipertunjukkan dalam pameran pertahanan Indo Defence November 2016.

Kendaraan yang diberi nama baru Sanca ini mendapat tampilan baru pada bagian grill depannya.

Sayangnya setelah itu tak ada kabar lagi mengenai kelanjutan produksi untuk Sanca ini.

RBS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *