Taliban sita helikopter Mi-35 dan drone ScanEagle milik militer Afghanistan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kelompok pejuang Taliban perlahan tapi pasti mulai menduduki kota-kota besar di Afghanistan. Dilaporkan, Ghazni adalah ibukota provinsi ke-10 yang berhasil dikuasai pada 12 Agustus lalu.

Pejuang Taliban juga mulai merampas aset penting militer. Di antaranya adalah helikopter serbu/serang Mi-35 yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Afghanistan.

Beredar di media sosial, Taliban bergerak ke pangkalan udara Kunduz tempat Mi-35 berada. Namun baling-baling rotor dan beberapa komponen penting lainnya dari Mi-35 tampaknya telah hilang.

Diketahui, heli Mi-35 ini adalah hibah dari India untuk Afghanistan. Sebanyak dua unit diserahkan pada Mei 2019 dan Oktober 2019. Heli ini dibeli India dari Belarusia yang telah diperbarui.

Di samping Mi-35 bekas Belarusia tersebut, India juga mengirimkan empat Mi-35 lainnya yakni eks Angkatan Udara India ke Afghanistan pada 2015 dan 2016.

Di Kunduz, pasukan Taliban juga berhasil menyita drone intai Boeing ScanEagle milik militer Afghanistan.

Melansir Scramble Magazine, Afghanistan memiliki banyak drone ScanEagle yang diborong dari Amerika Serikat lewat Penjualan Militer Asing (FMS).

ScanEagleIstimewa

Gelombang pertama 65 UAS dibeli tahun 2015 seharga 70,9 juta dolar, diikuti oleh pesanan berikutnya lima unit pada 2017 dan 35 lagi tahun 2018.

Terakhir pada November 2020 didatangkan 15 ScanEagle.

RBS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *