Intelijen AS juluki Sukhoi Checkmate “Si Penjerit” yang mengagumkan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rencana kemunculan jet tempur ringan baru buatan Rusia, Sukhoi Checkmate, rupanya sudah diendus oleh kalangan intelijen AS.

Sebelum nama Sukhoi LTS Checkmate resmi diumumkan oleh UAC bagi jet tempur bernomor badan 75 ini, para intelijen AS menjuluki The Checkmate dengan sebutan Screamer. Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka akan bermakna Si Penjerit.

Akan tetapi, Screamer dalam bahasa Inggris juga berarti sesuatu yang mengagumkan. Sesuatu hal yang luar biasa dalam hal kecepatan dan memberikan dampak atau pengaruh yang kuat.

Entah kata itu diambil asal comot atau tidak, namun pastinya ada maksud tertentu dari kalangan intelijen AS memilih nama itu.

Kemunculan Checkmate yang secara tiba-tiba cukup mengejutkan berbagai kalangan.

Bagaimana tidak, Rusia yang terkesan diam-diam saja selama ini, nyatanya tengah menyiapkan proyek pesawat tempur generasi kelima bermesin tunggal.

Rencananya pesawat ini akan diekspor ke negara-negara yang tidak diizinkan AS untuk membeli F-35.

Meski demikian, ada dugaan bila Kementerian Pertahanan Rusia pun akan tertarik dengan jet tempur ringan taktis ini untuk mengakuisisinya.

Akan tetapi, masih butuh waktu lama tentunya bagi “Si Penjerit” untuk membuktikan kehadirannya dapat mengguncang dunia.

Informasi terbaru menyebut, Checkmate dijadwalkan baru akan terbang perdana pada 2023 dan mulai tersedia bagi pelanggan pada 2026. Itu pun kalau semuanya berjalan lancar.

Tak mudah melawan F-35

Untuk melawan F-35 Lightning II buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat, redaksi Airspace Review berpandangan tentunya tidak akan semudah itu.

Sebab, AS pun tidak akan tinggal diam dengan kemunculan Screamer alias Checkmate.

Washington tentu tidak akan rela pasar pesawat tempur generasi kelimanya terganggu oleh kehadiran new comer.

AS yang sudah lebih dulu menguasai teknologi jet tempur generasi kelima, pastinya akan mengembangkan terus teknologi-teknologi tercanggih yang akan diintegrasikan pada “Si Petir”.

Kalaupun F-35 tidak mempan melawan Checkmate (sesuatu yang berada di luar bayangan), AS sudah menyiapkan jet tempur andalan dari generasi keenam yang disebut-sebut sebagai Next Generation Air Dominance (NGAD).

Maka, mari kita tunggu gebrakan Paman Sam untuk menjungkalkan “Si Penjerit” dalam pertarungan menguasai pasar jet tempur dunia.

Poin terakhir adalah hal yang paling utama.

Roni Sont

One Reply to “Intelijen AS juluki Sukhoi Checkmate “Si Penjerit” yang mengagumkan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *