Lawan MiG-35, Lockheed Martin tawarkan F-16 Viper ke Ukraina

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Produsen pesawat tempur kawakan dari Amerika Serikat, Lockheed Martin, telah menawarkan jet tempur multiperan F-16 Viper (Block 70/72) baru kepada Ukraina untuk memodernisasi angkatan udaranya.

Seperti diketahui, Ukraina ingin membeli jet tempur kondisi baru atau bekas untuk menggantikan armada jet tempur tua buatan era Uni Soviet.

AU Ukraina saat ini memiliki armada tempur andalan berupa Sukhoi Su-27 Flanker dan MiG-29 Fulcrum yang diperoleh sebelum Uni Soviet runtuh pada Desember 1991.

Dilansir dari Defence Blog (17/6), Lockheed Martin dapat menyediakan Ukraina dengan pesawat tempur baru multiperan keluarga Fighting Falcon generasi 4,5 (Viper).

Sebagaimana dicatat, F-16 adalah pesawat tempur generasi ke-4 yang paling sukses dan terbukti dalam pertempuran.

Hingga saat ini, 4.588 unit F-16 telah diproduksi dan sekitar 3.000 di antaranya masih/sedang beroperasii di 25 negara dunia.

Lockheed Martin terus menyempurnakan F-16 dengan teknologi terkini.

F-16 produksi baru ini telah mengadopsi radar APG-83 AESA, kokpit modern dengan fitur keselamatan baru, senjata canggih, tangki bahan bakar konformal, dan kinerja mesin yang ditingkatkan.

Yang tak kalah penting, F-16 baru juga menyertakan sistem otomatis GCAS (Automatic Ground Collision Avoidance System) yang terbukti menyelamatkan jiwa, memastikan pilot pulang dengan selamat.

F-16Lockheed Martin

Produksi serial F-16 Block 70/72 dimulai di Greenville, Carolina Selatan, pada 11 November 2019. Awal produksi bertepatan dengan meningkatnya permintaan yang signifikan untuk produksi F-16 baru di seluruh dunia.

Selain menawarkan produksi Viper baru yang saat ini telah digunakan lima negara, Lockheed Martin juga menawarkan paket modernisasi F-16 lawas untuk membawa kemampuan tempur mereka ke konfigurasi setara Blok 70/72.

Rangga Baswara Sawiyya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *