Fenix, sang penerus IA-58 Pucara

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Argentina (FAA) memutuskan untuk memperpanjang dinas IA-58 Pucara hingga 15-20 tahun ke depan. Program upgrade telah dimulai pada 2019 silam.

Pesawat akan mendapatkan peran baru sebagai wahana ISR (intelejen, pengawasan dan pengintaian) dan mendapatkan julukan baru sebagai Fenix (Phoenix).

Mesin turboprop yang semula menggunakan Turbomeca Astazou asal Perancis, diganti dengan PT67A-62 buatan Pratt & Whitney, Amerika Serikat.

Demikian juga dengan propeler yang tadinya berjumlah tiga bilah akan diganti dengan empat bilah buatan Hartzell, AS.

Sebagai pesawat ISR, Fenix dibekali sensor multi-spektrum, laser target designator, radar apertur sintetik, dan sistem komunikasi satelit.

Diketahui, FAA masih mengoperasikan sekitar 25 pesawat COIN buatan lokal yang mulai berdinas sejak 1975 ini.

Namun demikian, tak disebutkan berapa Pucara yang akan diubah menjadi Fenix.

Rangga Baswara Sawiyya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *