F-16V calon kuat pengganti MiG-29/Su-27 Ukraina

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Hubungan yang kurang harmonis antara Ukraina dengan Rusia tidak menguntungkan Kiev untuk terus mempertahankan armada jet tempur MiG-29 maupun Su-27 yang dimiliki.

Kini, Ukraina mulai mencari calon pengganti kedua pesawat buatan Soviet (Rusia) tersebut.

Kesiapan pesawat MiG-29 dan Su-27 Ukraina diprediksi akan melemah pada 2025 dan bahkan terhenti penggunaanya di tahun 2030.

Berbasis kondisi tersebut, seperti diberitakan Defense Express, Kiev mulai mengalihkan perhatian pada jet tempur buatan Amerika Serikat maupun Eropa Barat.

F-16 Viper (F-16V) alias F-16 Block 70/72 jadi pertimbangan sebagai kandidat utama pengganti MiG-29/Su-27 mengingat jet tempur buatan Lockheed Martin ini memiliki banyak keunggulan dan jadi incaran banyak pengguna.

F-16V juga telah mendapatkan pesanan produksi hingga 10 tahun ke depan oleh Departemen Pertahanan AS bagi para pemesan dari negara lain di bawah program Penjualan Militer Asing (FMS).

Total produksi F-16V hingga tahun 2031 diperkirakan akan mencapai 1.100 – 1.400 unit.

Maka dari itu disebutkan, Ukraina berpeluang untuk ikut “mengantre” dalam pesanan F-16V.

Sumber-sumber menyebut, F-16V dijual dalam kisaran harga 43 hingga 55 juta USD per unit. Akan tetapi harganya bisa lebih tinggi lagi tergantung konfigurasinya.

Maka, Ukraina perlu menyiapkan dana yang sesuai untuk mendapatkan pesawat yang diinginkan.

Modernisasi AU Ukraina 2021-2035

Kiev sendiri telah mengadopsi program modernisasi Angkatan Udara Ukraina untuk tahun 2021-2035.

Selama periode tersebut, salah satu yang akan dilaksanakan adalah “menyingkirkan” pesawat-pesawat buatan Soviet yang sudah usang dan menggantinya dengan jet tempur modern.

Selain dari AS, produk lain yang dipertimbangkan menjadi kandidat utama adalah Saab Gripen E/F dari Swedia.

Diperkirakan, Ukraina total membutuhkan 78-108 jet tempur baru.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *