Kejutan 2021, kapal induk ketiga China mungkin akan diluncurkan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Di tahun 2021 mungkin akan muncul kejutan baru dari Negeri Tirai Bambu, China. Disinyalir, Beijing akan meluncurkan kapal induk ketiganya yang merupakan kapal induk terbaru.

Hal ini diungkap oleh Televisi Pusat China (CCTV) yang pada minggu lalu menayangkan sebuah laporan tentang sebuah kapal induk China terbaru.

Disebutkan, kapal induk ini bisa jadi sangat berbeda dari dua kapal induk yang telah dimiliki sebelumnya.

Kapal induk Type 003 sedang dirakit di sebuah galangan kapal di Shanghai dan diprediksi akan selesai tahun ini.

Usai perakitan, kapal akan dipasangi berbagai peralatan termasuk radar dan perangkat sensor.

Setelah itu kapal akan melakukan berbagai uji termasuk memulai uji laut yang akan memakan waktu kurang lebih dua tahun.

Diperkirakan, kapal induk ketika ini akan memasuki layanan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) pada 2004 atau 2005.

Dalam laporan televisi itu diperlihatkan sebuah citra yang dihasilkan oleh komputer dengan selimut merah dan bertuliskan “Kami berharap pada tahun 2021”.

Song Zhongping, seorang ahli militer China dan komentator televisi seperti diberitakan oleh Global Times menyatakan, pembangunan blok kapal induk ketiga China sudah selesai dan yang tersisa hanyalah penyelesaian perakitan di dermaga.

“2021 adalah tahun yang penuh ekspektasi, termasuk kapal induk Type 003 dan juga pembom H-20. Sudah saatnya perkembangan teknologi kita membuahkan hasil,” ujar Song.

Lebih besar dari Shandong

Mengutip pengukuran berdasarkan foto, Ordnance Industry Science Technology mengatakan, Type 003 berukuran lebih besar dari kapal induk kedua China, Shandong.

Kapal itu memiliki ukuran yang mirip dengan kelas Kitty Hawk punya Amerika Serikat.

Ditaksir, bobot kapal induk terbaru China kurang lebih 80.000 ton. Beberapa laporan asing bahkan memperkirakan bobotnya lebih dari 100.000 ton.

Kapal induk baru ini dilengkapi dengan ketapel elektromagnetik untuk meluncurkan pesawat, menggantikan metode lompat ski yang digunakan pada kapal induk China saat ini.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *