Ukraina akan menambah drone Bayraktar TB2 dari Turki

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Ukraina berencana menambah drone Bayraktar TB2 dari Turki. Hal itu dikatakan Komandan Angkatan Laut Ukraina Oleksiy Neizhpapa sepeti diberitakan Anadolu Agency pada 4 Januari 2020.

Drone Bayraktar Tactical Blcok 2 akan digunakan oleh AL Ukraina dalam operasi di laut maupun di darat

Selain drone, Ukraina juga akan mengakuisisi korvet buatan Turki.

Dikatakan, Turki mencapai standar NATO berkat korvet Ada-class yang diproduksi oleh istanbul Naval Shipyard.

Sebelumnya pada November tahun lalu, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina Kolonel Jenderal Rusan Khomchak mengatakan, pada 2021 Ukraina akan membeli lima Bayraktar TB2.

Ia mengatakan, drone ini memiliki karakteristik taktis dan teknis yang agak berbeda, termasuk ketinggian dan jangkauan efektif (mereka).

Pernyataan tersebut disampaikan usai dilaksankan latihan taktis skala besar.

Angkatan Bersenjata Ukraina menguji rudal Bayraktar TB2  dan rudal Javelin dalam latihan yang dilakukan dengan tembakan tempur.

Baca Juga: UCAV Bayraktar TB2 Buatan Turki Masuk dalam Senjata Pilihan Militer Ukraina

Pada 2019, Ukraina menguji dan membeli 12 Bayraktar TB2 dari Baykar Makina. Drone ini dapat diintegrasikan dengan muatan persenjataan presisi, seperti amunisi pintar MAM-L buatan Roketsan dari industri pertahanan Turki.

Hubungan pertahanan antara Turki dan Ukraina telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan mencakup kerja sama teknis-militer.

Roni Sont

One Reply to “Ukraina akan menambah drone Bayraktar TB2 dari Turki”

  1. Bayrakhtar seakan jadi bintang drone, setelah pecah perang azerbeizan vs armenia. Walaupun dari negara macam Cina, Rusia, Swedia apalagi Amerika punya drone yang tak kalah canggihnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *