Angkatan Udara Brasil terima pesawat E-99M AEW&C kedua

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Brasil (FAB) telah menerima pesawat E-99 AEW&C (Airborne Early Warning and Control) yang telah dimodernisasi (E-99M). Pesawat ini dikembangkan oleh Embraer dari EMB 145 AEW&C.

Embraer mengatakan, E99M lepas landas dari Gavião Peixoto, São Paulo dan mendarat di Wing 2 – Pangkalan Udara Anápolis, Goiás pada 17 Desember. Pesawat ini akan dioperasikan oleh Skadron Kedua Grup Penerbangan Keenam (GAV ke-2/6 ) Skadron Penjaga.

Modernisasi E-99 merupakan bagian dari proyek yang dikembangkan Komite Koordinasi Program Pesawat Tempur (COPAC) Brasil.

Proyek ini dilakukan dengan kerja sama berbagai perusahaan seperti Embraer, SAAB, Aeroelectronica International (AELI), dan Rohde & Schwarz.

E-99M memiliki kapabilitas memberikan data intelijen secara nyata mengenai pesawat-pesawat yang terbang di bawah ketinggian terbang 25.000 kaki. E-99M dapat memandu pesawat tempur dalam melaksanakan misi intersepsi di wilayah udara tersebut dan memantau seluruh wilayah operasi cakupannya.

Pesawat ini juga dapat digunakan untuk  melengkapi sinyal radar darat dan berfungsi sebagai radar visual maupun cadangan komunikasi untuk lalu lintas udara penerbangan umum.

Sebelumnya, pesawat pertama E-99M telah diterima oleh FAB dari Embraer pada 27 November 2020.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *