Airbus tandatangani kontrak pengiriman 38 Typhoon Tranche 4 untuk Luftwaffe

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Airbus dan pemerintah Jerman telah menandatangani kontrak pengadaan 38 pesawat tempur Eurofighter Typhoon “Tranche 4” untuk Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe).

Dengan adanya kontrak ini, Jerman menjadi negara pemesan terbanyak Eurofighter Typhoon di mana Airbus merupakan salah satu perusahaan yang ada dalam konsorsium Eurofighter tersebut.

Dalam kontrak pengadaan pesawat dengan nama proyek “Quadriga” Airbus akan menyerahkan 38 pesawat Typhoon Tranche 4 terdiri dari 30 pesawat kursi tunggal dan delapan unit pesawat berkursi ganda.

Kemudian, tiga dari 38 pesawat yang dikirimkan akan dilengkapi dengan instalasi uji tambahan sebagai “Pesawat Uji Berinstrumen” untuk pengembangan lebih lanjut program Eurofighter.

CEO Airbus Defence and Space (Airbus DS), Dirk Hoke, mengatakan, Eurofighter Typhoon Tranche 4 merupakan pesawat tempur paling modern buatan Eropa saat ini. Pesawat ini dapat digunakan selama lebih 40 tahun atau hingga lewat tahun 2060.

Ditambahkan, Eurofighter Tranche 4 memiliki kapabilitas yang memungkinkan integrasi penuh ke dalam Sistem Udara Tempur Masa Depan (FCAS) Eropa.

Bagi Airbus DS, pesanan baru dari Jerman ini sekaligus mengamankan produksi hingga tahun 2030.

Selain dari Jerman, pesanan Eurofighter diharapkan datang dari Spanyol yang tengah mencari pengganti F/A-18, kemudian dari Swiss dan Finlandia yang akan memutuskan pilihannya tahun depan.

Tranche 4 dilengkapi dengan prangkat lunak maupun perangkat keras masa depan serta elektronik dan radar terbaru di dunia. Pesawat memiliki kemampuan multiperan untuk menghancurkan target-target di udara maupun di darat.

Eurofighter merupakan konsorsium pertahanan terbesar di Eropa yang melibatkan Inggris Raya, Spanyol, Italia, dan Jerman.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *