Imbangi Turki, Yunani bersiap menguji sistem rudal S-300

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Mengikuti langkah Turki yang baru menguji coba sistem pertahanan udara S-400, Yunani dikabarkan sedang bersiap untuk menguji kembali sistem pertahanan udara S-300.

Untuk diketahui, Yunani medapatkan S-300 PMU1 dari Siprus pada 1999 dan telah menguji cobanya untuk pertama kali pada 2013.

Middle East Monitor mengutip Anadolu Agency memberitakan, Athena akan menguji S-300 di pangkalan tembak NATO di Pulau Kreta, Yunani.

Yunani sedang bersiap untuk menguji sistem rudal pertahanan udara S-300 buatan Rusia di pangkalan tembak NATO di Pulau Kreta Yunani, Anadolu Agency melaporkan.

Sementara itu Bulgarian Military memberitakan, militer Turki mengetahui persiapan akan dilaksanakannya uji penembakan S-300 oleh Yunani melalui gambar-gambar dari satelit.

Gerak-gerik persiapan militer Yunani ini juga ditulis oleh kantor berita Yunani, Pentapostagma.

Informasi yang didapat mengatakan, kemungkinan besar Yunani akan melakukan uji coba penembakan S-300 kedua kalinya pada akhir bulan ini atau pada awal bulan depan.

Yunani menjadi satu dari tiga negara NATO yang memiliki sistem S-300. Dua negara lainnya adalah Bulgaria dan Slovakia.

S-300 dibuat oleh Rusia sejak 1975 dan mulai digunakan sejak 1978 sebagai sistem pertahanan udara jarak dekat hingga menengah. Sistem ini telah dijual Rusia kepada 20 negara di dunia.

 

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *