Latihan MOT dan GFAC dibuka, 24 pesawat dikerahkan pada malam hari

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Latihan Mission Oriented Training (MOT) dan Ground Forward Air Control (GFAC) TNI Angkatan Udara resmi dibuka oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops KSAU) Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi di Lanud Iswahjudi pada Senin, 19 Oktober 2020.

Pembukaan latihan ditandai dengan pernyataan resmi pembukaan dan penyematan Badge MOT/GFAC 2020 kepada perwakilan peserta latihan.

Selain diikuti oleh para pejabat yang hadir di Lanud Iswahjudi, acara pembukaan ini juga diikuti secara virtual oleh sejumlah pejabat TNI AU lainnya dan para peserta latihan.

Asops KSAU mengatakan, MOT dan GFAC merupakan latihan yang memadukan latihan- latihan sebelumnya, sehingga terbentuk sebuah kekuatan yang cukup besar dan terpadu dalam melaksanakan suatu operasi udara.

Dijelaskan, maksud dari penyelenggaraan latihan ini adalah untuk memberikan bekal dan pengalaman serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam bekerja sama antar unsur-unsur yang mengoperasikan alutsista (alat utama sistem persenjataan) dengan platform yang berbeda-beda.

Kemudian, dengan alutsista yang berbeda-beda itu secara bersama-sama dan terpadu melaksanakan operasi udara dengan kompleksitas yang tinggi.

Selain melibatkan pesawat tempur, MOT dan GFAC tahun 2020 ini juga melibatkan pesawat angkut, pesawat intai, helikopter, serta personel GCI dan tim GFAC.

Pembukaan MOT dan GFAC 2020Penlanud Iwj

Pada malam hari, Latihan MOT/GFAC 2020 akan melaksanakan Large Force Employment dengan melibatkan 24 pesawat tempur dan pesawat transpor. Materi latihan ini merupakan terobosan baru yang belum pernah dilatihkan pada latihan-latihan sebelumnya.

Asops KSAU menginstruksikan kepada seluruh peserta latihan, agar mengedepankan budaya keselamatan dengan mengetahui limitasi masing-masing, baik limitasi personel maupun alutsista.

MOT dan GFAC dilaksanakan di dua tempat, yaitu Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrachman Saleh hingga 27 Oktober 2020 mendatang.

Latihan melibatkan 46 pesawat, 700 personel, dan 15 skadron udara TNI Angkatan Udara.

Hadir pada acara pembukaan ini antara lain Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., Wakapuslaiklambangjaau Marsma TNI Agung Heru Santoso, M.Si (Han), Kadisopslatau Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M., Asops Kaskoopsau II Kolonel Pnb Eko Sujatmiko, Komandan Wing Udara 3 Kolonel Pnb M. Anjar legowo, Komandan Wing Udara 6 Kolonel Pnb Setiawan, dan lainnya.

Roni Sontani

IG: @ronisontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *