Mau beli F-16? Lockheed Martin membuka lebar produksi Block 70/72

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Lockheed Martin telah membuat standardisasi tunggal untuk produksi jet tempur F-16 ke dalam jalur produksi F-16 Viper (Block 70/72). Varian ini secara eksklusif akan ditawarkan secara luas kepada para calon pelanggan dari negara lain.

Konfigurasi standar F-16V mencakup avionik, sistem misi, dan radar AESA (active electronically scanned array), perangkat peperangan elektronik, automatic ground collision avoidance system (Auto GCAS), dan mesin.

Terkait mesin, Lockheed Martin menawarkan mesin General Electric F110 untuk Block 70 dan mesin Pratt & Whitney F100 untuk Block 72.

Keluarga F-16 sendiri saat sudah diproduksi sebanyak lebih 4.600 unit. Diprediksi, dengan tumbuhnya minat pada F-16V, produksi total F-16 akan melewati angka produksi 5.000 unit sekaligus menjadikannya sebagai jet tempur modern terlaris dan terbanyak dipergunakan di dunia.

Lockheed Martin menyatakan, saat ini lebih dari 3.000 unit F-16 dioperasikan di 25 negara.

Varian F-16 Block 70/72 atau F-16V kini dijadikan sebagai varian dasar versi ekspor. Selain memiliki radar cross section (RCS) yang lebih kecil, varian ini memiliki umur pakai struktur 50 persen lebih lama dari F-16 sebelumnya.

Dengan menawarkan varian standar F-16V, Lockheed Martin berharap dapat merampingkan proses produksi dan mempercepat proses produksinya.

Namun demikian, meski yang ditawarkan versi “commoditized” F-16V, calon pelanggan dapat memesan peralatan lain untuk melengkapi F-16V.

Lockheed Martin mencontohkan, F-21 (F-16V versi khusus untuk India), memiliki desain kabin yang berbeda dengan F-16V lainnya. Varian ini juga dapat terlihat dari tangki bahan bakar konformal (CFT) yang lebih besar.

F-21 juga memiliki kapabilitas untuk membawa 40 persen lebih banyak rudal udara ke udara daripada F-16 sebelumnya. Varian ini ditawarkan kepada India dengan skema kerja sama produksi dengan Tata Advanced Systems.

Jika tawaran Lockheed Martin diterima India, maka industri pertahanan ternama AS ini akan memasok 110 pesawat tempur F-21 untuk Angkatan Udara India.

Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) turut membantu program penjualan F-16V kepada negara lain. Salah satu contohnya adalah memberikan kontrak indefinite-delivery/indefinite-quantity (IDIQ) kepada Lockheed Martin senilai 62 miliar dolar AS untuk 10 tahun ke depan.

Berdasar kontrak tersebut, Lockheed Martin akan membuat sedikitnya 90 F-16V, yaitu 66 unit untuk Taiwan dan 24 unit untuk Maroko melalui Foreign Military Sales (FMS).

Roni Sontani

One Reply to “Mau beli F-16? Lockheed Martin membuka lebar produksi Block 70/72”

  1. Gencar menawarkan ke negera lain termasuk indonesia, sementara AS sendiri tidak menggunakan F16V melainkan F35. Indonesia se(harus)nya punya power untuk menekan AS ganti ke F35 bukannya menawarkan F16V jika membeli SU35 diancam sanksi.
    Selalu kalah dengan singapura negara kecil yang bahkan air dan pasir saja beli dari negara tetangga yang selalu unggul dalam alutsista tehnologi tinggi baik matra darat/laut dan udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *