Pendidikan Kualifikasi Khusus Juru Montir Udara pesawat Grob

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Juru Montir Udara (JMU) memegang peranan yang sangat penting di dalam pelaksanaan operasional satuan-satuan di TNI Angkatan Udara.

Menghadapi tantangan di masa depan yang semakin berat, Lanud Adisutjipto sebagai pelaksana Pendidikan Sekolah Penerbang harus mampu mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) khususnya spesialisasi JMU.

Komandan Komando Pendidikan dan Latihan TNI AU (Dankodiklatau) Marsekal Muda TNI Tatang Haerlyansyah, S.E., M.M., mengatakan hal itu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Bob Henry Panggabesan saat membuka Pendidikan Kualifikasi Khusus (Dikkualsus) Juru Montir Udara pesawat G 120TP-A di Aula Delta Skadron Pendidikan 104 Wingdik Terbang Lanud Adisutjipto, Selasa (1/9/2020).

JMU, kata Marsda Tatang, penting dalam menjamin kesiapan operasional pendidikan terutama kesiapan pesawat terbang dalam mencapai sasaran pendidikan.

“Seorang Juru Montir Udara yang berhasil pada prinsipnya adalah mereka yang dapat menjamin keberlangsungan alutsista yang dipercayakan negara kepada Lanud Adisujtipto agar dapat mendukung operasional pendidikan,” ujarnya.

Dikkualsus JMU pesawat latih Grob, berlangsung selama empat bulan diikuti oleh lima orang teknisi Lanud Adisujtipto.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *