Dassault Falcon 6X menuju penerbangan perdana awal tahun depan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Dassault Aviation mencapai kemajuan yang matang menuju penerbangan perdana pesawat Falcon 6X pada awal tahun depan, walaupun proses kerja tahun ini terganggu oleh wabah COVID-19.

Menepati jadwal penerbangan perdana Falcon 6X, kata CEO Dassault Aviation Eric Trappier, merupakan prioritas utama. Seluruh perencanaan dan produksi dibuat agar proses pekerjaan tetap bisa dilaksanakan dengan mengacu kepada pedoman kesehatan.

Tidak hanya secara internal di lingkungan Dassault Aviation, namun proses produksi sejumlah komponen dari para pemasok luar juga terus dipantau agar satu dari tiga pesawat pra-produksi dapat diwujudkan sesuai jadwal.

“Pesawat pertama dari tiga pesawat pra-produksi yang akan mengambil bagian dalam sertifikasi penerbangan, telah diaktifkan dan saat ini memasuki proses pengujian darat,” kata Trappier melalui rilis berita yang diterima oleh Airspace Review.

Untuk pesawat nomor 2 dan 3, saat ini masih dalam tahap perakitan lanjutan. Demikian juga dengan produksi komponen-komponen jangka panjang telah dimulai. Komponen-komponen ini akan digunakan untuk pesawat seri produksi nantinya.

Dijadwalkan, Falcon 6X yang berkapasitas angkut 16 penumpang ini akan masuk ke layanan komersial jet pribadi pada 2022.

Falcon 6X menawarkan kenyamanan kabin, kinerja jangka panjang, dan efisiensi terbang. Pesawat mampu terbang menjangkau jarak 5.500 mil (8.851 km), untuk menghubungkan rute-rute jauh seperti Paris ke Tokyo atau Los Angeles ke Moskow.

Falcon 6X
Dassault Aviation

Pesawat jet pribadi bermesin ganda ini dilengkapi dengan teknologi inovatif terbaru, termasuk Sistem Kontrol Penerbangan Digital (DFCS) yang dapat memberikan kemampuan manuver tak tertandingi.

DFCS baru juga mengontrol semua permukaan-permukaan bergerak, termasuk area kontrol multifungsi baru yang disebut flaperon. Komponen ini diadaptasi dari pesawat tempur Dassault.

Falcon 6X menggunakan mesin Pratt & Whitney Canada PW812D. Mesin ini telah menyelesaikan pengujian udara pada awal tahun ini menggunakan pesawat penguji Boeing 747. Hingga saat ini PW812D telah mengakumulasi lebih dari 200 jam terbang dan lebih 1.600 jam pengujian di darat, termasuk uji serangan burung, konsumsi es, dan uji blade-off.

Mesin seri PW800 melebihi standar ICAO untuk emisi NOx dengan margin dua digit. Mesin ini menghasilkan tingkat hidrokarbon dan asap yang sangat rendah.

PW812D disebut telah memenuhi peraturan CO2 di masa depan dan mencapai persyaratan kebisingan Tahap 4 dengan margin yang signifikan.

Falcon 6X
Dassault Aviation

Dassault membuat Falcon 6X di fasilitas yang terdapat di Bordeaux-Merignac. Fasilitas perakitan utama di Prancis ini telah beroperasi normal setelah terkena gangguan singkat akibat krisis virus corona.

Perusahaan menggunakan waktu untuk merancang prosedur yang lebih aman bagi para pekerja di jalur produksi.

Dassault menyebutkan, tim uji penerbangan perusahaan saat ini berkoordinasi dengan EASA dan FAA untuk menyelesaikan uji penerbangan dan program validasi.

Falcon 6X dirancang Dassault sebagai pesawat jet pribadi untuk penerbangan jarak jauh. Pesawat memiliki panjang 25,2 m, rentang sayap 25,9 m, dan tinggi 7,5 m.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *