Baru mau diuji terbang, roda depan C-130BZ milik Afrika Selatan ambruk

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rencana uji penerbangan pesawat angkut militer C-130BZ milik Angkatan Udara Afrika Selatan (SAAF) batal karena roda depan pesawat tiba-tiba ambruk setelah mesin nomor dua dihidupkan.

Peristiwa terjadi di Pangkalan Udara Waterkloof pada Selasa, 21 April 2020.

Saat itu C-130BZ baru selesai menjalani perawatan besar dan pembaruan di perusahaan milik negara Afrika Selatan, Denel.

Rencananya, pesawat C-130B Hercules (tipe lama) nomor registrasi 405 tersebut akan kembali ke layanan dinas SAAF setelah pengujian dinyatakan selesai.

Namun penerbangan tidak jadi dilaksanakan karena roda depan pesawat tiba-tiba menekuk ke bagian dalam (retracted)

Atas insiden tersebut, SAAF langsung membentuk tim investigasi untuk mengetahui sebab-sebab ambruknya pesawat sebelum lepas landas.

“Investigasi untuk menentukan penyebab insiden itu sedang berlangsung. Tidak ada yang terluka,” kata Brigadir Jenderal Hilton Smith seperti Airspace Review kutip dari pemberitaan media lokal, Cavok.

C-130BZ_SAAF_gear
Twitter

SAAF saat ini hanya mengoperasikan satu unit C-130 Hercules nomor registrasi 401 oleh Skadron 28. Pesawat digunakan untuk mendukung program pemerintah menahan penyebaran virus corona.

Sebelumnya pada Januari 2020, salah satu mesin kiri pesawat C-130BZ nomor registrasi 403 milik SAAF terbakar ketika mendarat di Bandara Goma, Republik Demoktratik Kongo.

Pesawat saat itu mengangkut 59 penumpang dan delapan personel misi PBB.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *