Ukraina tembakkan lagi rudal antikapal Neptune di Laut Hitam

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Ukraina telah melakukan uji penembakan rudal jelajah antikapal P-360MC Neptune di wilayah latihan Alibey, Laut Hitam. Rudal rancangan Biro Desain Luch yang diproduksi oleh Ukroboronprom ini ditembakkan pada 2 April 2020.

Ini merupakan uji penembakan kesekian kali oleh Kiev sebagai kelanjutan dari uji-uji Neptune sebelumnya.

Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional (NSDC) Ukraina mengatakan, penembakan rudal dilaksanakan untuk menguji karakteristik, akurasi, dan jarak penembakan terhadap target sasaran laut. Neptune merupakan rudal  antikapal yang berbasis di darat.

Disebutkan, rudal saat pengujian berhasil mencapai targetnya pada jarak 100 km. Jarak jangkau maksimalnya sendiri mencapai 300 km.

Bagi Ukraina, Neptune merupakan pencapaian dan kebanggaan tersendiri karena rudal ini merupakan produksi dalam negeri setelah Ukraina tidak lagi bernaung di bawah Uni Soviet bersama Rusia.

P-360MS Neptune
NSDC

Dengan bobot 870 kg plus hulu ledak 150 kg, Neptune mampu terbang di atas permukaan laut dengan ketinggian 3-10 meter dan kecepatan maksimum 900 km/jam.

Pertama kali, Ukraina memamerkan rudal ini kepada publik dalam pameran pertahanan dan keamanan di Kiev tahun 2015.

Neptune dapat diinstalasi pada suatu wilayah berjarak 25 km dari pantai. Disebutkan, proses instalasi tidak memerlukan waktu lama, yaitu hanya 15 menit saja.

Rudal yang menggunakan basis Kh-35 buatan Uni Soviet ini mampu menghancurkan kapal dengan bobot 5.000 ton.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *