Boeing tutup pabrik, produksi Chinook, Ospresy & Grey Wolf tertunda

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Boeing menutup pabrik helikopternya di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) mulai tanggal 3 April hingga 20 April 2020. Penutupan pabrik berkaitan dengan pandemik COVID-19.

Penutupan fasilitas yang berada di Ridley Township ini mengakibatkan dihentikannya untuk sementara produksi helikopter CH/MH-17 Chinook, V-22 Osprey, dan MH-139A Grey Wolf.

Boeing dalam siaran beritanya mengatakan, seluruh pekerja diminta untuk berdiam di rumah dan melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang dapat dilakukan di rumah.

Sementara itu, seperti Airspace Review kutip dari Jane’s, Boeing mengantongi pesanan helikopter Chinook dalam jumlah yang banyak. Pesanan datang dari Yunani, Belanda, Arab Saudi, Spanyol, Uni Emirat Arab, Inggris, dan AS sendiri. Fasilitas di Boeing mampu menghasilkan 60 unit Chinook per tahun.

Kemudian untuk V-22, Boeing sedang melaksanakan pengerjaan pesanan untuk Angkatan Laut AS dan Jepang. Boeing juga mendapatkan kontrak untuk melaksanakan modernisasi Osprey sebanyak 129 unit dalam lima tahun ke depan.

MH-139A
Boeing

Sementara produksi MH-139A sedang dilaksanakan di mana Boeing mendapatkan pesanan sebanyak 84 heli versi militer dari AgustaWestland A139 ini. Hal ini mengacu pada kontrak senilai 2,38 miliar dolar AS yang telah ditandatangani pada September 2018.

Dengan penutupan selama tiga minggu, secara otomatis kegiatan produksi di fasilitas pabrik sayap putar Boeing ini tertunda.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *