Diduga Sudah Gunakan Radar AESA, Muncul Penampakan Moncong Putih J-11B

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – China dilaporkan telah berhasil mengembangkan radar AESA (active electronically scanned array) pada penempur J-11B (NATO: Flanker-L). Hal ini tampak dari munculnya penampakan sebuah J-11B dengan warna kubah radar (radom) di bagian hidung yang berwarna putih.

Foto tersebut muncul dalam tayangan Televisi Pusat China (CCTV) hari Senin dalam laporan mengenai 70 tahun berdirinya Tentara Pembebasan Rakyat Angkatan Udara (PLAAF).

Untuk diketahui, penempur J-11B pada bagian radom-nya biasa menggunakan warna hitam. Spekulasi menerangkan, jenis yang ini telah dilengkapi radar dengan cakupan yang lebih jauh yang dapat menuntun penggunaan rudal jarak jauh. Global Times mengutip pengamat, melaporkan pada 5 November.

Selain itu, dengan penggunaan radar baru, J-11B dapat melaksanakan beragam misi termasuk pengintaian dari udara.

Pesawat buatan Shenyang yang dikembangkan dari Su-27 buatan Rusia tersebut terlihat bersiap mengikuti latihan tempur sistematic di sebuah Gurun, jelas CCTV.

Awal tahun ini, sebuah J-11B terlihat telah dilengkapi dengan rudal jarak jauh PL-15. Dengan penggunaan radar AESA maka pesawat dapat meluncurkan rudal tersebut hingga batas maksimalnya.

J-11B
Istimewa

J-11B merupakan jet tempur dalam negeri China yang menggunakan komponen-komponen dalam negeri juga. Varian B merupakan J-11 pertama yang menggunakan mesin turbofan WS-10A buatan Shenyang Liming Aircraft Engine Company.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *