Hati-hati N219! Pesaing Anda Siap Menyusul: Cessna SkyCourier 408

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Indonesia melalui PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sedang berusaha mewujudkan pesawat buatan dalam negeri berkapasitas 19 penumpang.

Pesawat yang telah diberi nama N219 Nurtanio oleh Presiden Joko Widodo ini, saat ini sedang menuntaskan pemenuhan jam terbang serta uji statik demi mencapai sertifikasi dari Kementerian Perhubungan.

Belum dapat ditentukan, kapan N219 akan merampungkan beragam masa uji cobanya tersebut hingga kemudian dinyatakan layak digunakan dalam penerbangan komersial.

Berbagai kendala dihadapi dan coba diselesaikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan pesawat harapan ini.

Sementara itu, di belahan dunia yang lain, Textron Aviation juga sedang melaksanakan pengembangan Cessna SkyCourier 408. Rancangan pesawat bermesin turboprop ini punya kemiripan dengan N219 yang dikembangkan PTDI.

Suatu kelumrahan, kemiripan akan terjadi di kelas pesawat yang sama. Sejak dahulu juga begitu.

SkyCourier 408 pertama kali muncul di hadapan publik di fasilitas pabriknya di Wichita, Kansas, Amerika Serikat pada November 2017. Artinya, pesawat ini diperkenalkan kurang lebih tiga bulan setelah N219 mengudara perdana pada 16 Agustus 2016.

Pesawat memiliki desain sayap tinggi (high wing), bermesin ganda, dan dirancang menjadi ‘kuda beban udara’, utamanya sebagai pengangkut kargo dengan kapasitas angkut 6.000 pon (2.722 kg).

SkyCourier 408
Cessna

Pihak pabrikan juga menargetkan, SkyCourier 408 sebagai pesawat yang akan diproduksi banyak dan mencapai kesuksesan. Gayung bersambut dan klop dengan kebutuhan, perusahaan kargo FedEx pun langsung meminang pesawat ini.

Di pasaran, rencananya SkyCourier 408 akan dibanderol seharga 5,5 juta dolar AS per pesawat. FedEX memesan 100 unit (50 pesanan pasti dan 50 opsi). Artinya, nilai yang akan didapatkan Textron Aviation dari pelanggan pertamanya (launch customer) ini adalah sebesar 550 juta dolar AS.

skycourier_interiormockup
Cessna

Mudah dioperasikan, mudah dalam perawatan, murah, tangguh, dan fleksibel, adalah beberapa kata kunci yang coba diwujudkan pada Textron pada Cessna SkyCourier 408.

Pada kondisi-kondisi tertentu, pesawat juga dapat digunakan untuk misi-misi khusus (special mission). Demikian unsur lain yang disematkan.

SKYCOURIER-408-VARIANTES-2
Cessna

Sebagai pesawat pengangkut penumpang, SkyCourier dirancang dapat membawa 19 penumpang. Di bagian buntut, disediakan ruang kargo tambahan untuk menaruh koper atau perlengkapan lainnya.

Pesawat dapat terbang menempuh jarak 900 mil laut (1.700 km) dan memiliki kecepatan terbang hingga 200 ktas (370 km/jam).

Sebagai tenaga penggerak, akan digunakan mesin Pratt & Whitney Canada PT6A-65SC turboprop. Sementara untuk avionika digunakan Garmin G1000 maupun avionika konvensional tergantung pesanan.

Cessna-SkyCourier-408_Textron-Aviation
Textron Aviation

Belum dipastikan, apakah tahun depan pesawat ini dapat melaksanakan penerbangan perdana atau tidak. Namun yang perlu diwaspadai, tentu saja nama besar Cessna yang sudah sangat kuat di dunia.

Jadi, hat-hati saja Anda, wahai N219. Walau nun jauh di seberang sana, pesawat-pesawat bermerk Cessna (kini berada di bawah naungan Textron Aviation) sangat familiar di Indonesia dengan populasi yang banyak pula.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *