Listva, Penjaga Senjata Strategis Rusia Berkekuatan Gelombang Mikro

ANGKASAREVIEW.COM – Rudal nuklir merupakan salah satu senjata strategis. Dianggap strategis lantaran rudal nuklir dapat dijadikan sebuah senjata yang memiliki efek deteren tertinggi yang pernah ada. Oleh karena itu negara pemilik rudal nuklir selalu melindungi gudang rudal nuklir, silo atau bunker nuklir, dan kendaraan pengangkut rudal nuklir.

Rusia, sebagai salah satu negara pemilik senjata strategis rudal nuklir, memiliki pendekatan taktis yang sedikit berbeda dengan Amerika. Jika Paman Sam meluncurkan rudal nuklir dari tiga cara, silo di bawah tanah, pesawat pembom strategis, dan kapal selam, maka Rusia meluncurkan rudal nuklir menggunakan kapal selam, pesawat terbang, silo bawah tanah, dan kendaraan peluncur rudal.

Salah satu kendaraan peluncur rudal yang digunakan Rusia adalah Topol-M, yang meluncurkan rudal RS-24 Yars. Kelebihan dari peluncur rudal nuklir bergerak adalah, musuh dibuat kesulitan untuk memprediksi titik peluncuran.

Namun demikian, bukan berarti Topol-M tidak bisa dilumpuhkan! Salah satu materi pendidikan dari United States Special Forces (USSF) atau biasa disebut Green Berets adalah melumpuhkan senjata nuklir.

Pada era Perang Dingin, Green Berets ditugaskan untuk menemukan dan melumpuhkan konvoi kendaraan peluncur rudal nuklir. Dapat dibayangkan, jika pasukan Green Berets berhasil melakukan sabotase terhadap konvoi kendaraan nuklir. Ledakan termonuklir akan meratakan wilayah Rusia. Selain itu, debu radio aktif dapat membunuh jutaan warga Rusia.

Detektor RanjauVitaly Kuzmin

Salah satu metode melumpuhkan dan menghancurkan konvoi kendaraan nuklir, adalah dengan cara menanam ranjau darat. Langkah ini dilakukan agar pasukan Green Berets memiliki cukup waktu untuk menjauh dari wilayah ledakan termonuklir. Mendeteksi ranjau darat tidaklah semudah yang dibayangkan! Apalagi ranjau darat disamarkan dengan sangat rapi, dapat dipastikan tidak akan ditemukan.

Oleh karena itu, 39thGuards Rocket Division yang berbasis di Novosibirsk memiliki salah satu penangkal serangan sabotase ranjau darat, yakni 15M107 Listva. Kendaraan ini mampu menghancurkan ranjau dari jarak jauh. Sehingga operasi sabotase menggunakan ranjau darat dapat digagalkan.

Berbasis kendaraan Vystrel KAMAZ 43269, Listva membawa sejumlah antena yang memancarkan gelombang mikro yang membakar pemancar ranjau darat.

Detektor Ranjau Daratdefence

Karena gelombang mikro yang dipancarkan sangat berbahaya bagi tubuh, pengawak Listva menggunakan pakaian khusus agar tidak terpapar gelombang mikro. Cara kerja Listva cukup sederhana, Listva mendeteksi ranjau hingga jarak 100 meter. kemudian Listva memancarkan gelombang mikro berkekuatan tinggi untuk meledakan ranjau dari jarak aman.

Listva dirancang oleh biro desain OAO Globus dan diproduksi oleh JSC Kaskad Plant. Kendaraan ini  mulai digunakan operasional sejak 2015. Listva diawaki oleh lima orang kru, yang terdiri dari pengemudi, komandan, operator gelombang mikro, dan dua zeni tempur.

Keberadaan Listva dianggap sangat penting, namun ada satu lagi senjata pamungkas untuk melindungi konvoi rudal nuklir, yaitu ARS-14 KM. Seperti apa kehebatan ARS-14 KM? Simak terus ulasannya di Angkasa Review.

(RND)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *