Gempa Sulteng, Atlet Paralayang Ardi Kurniawan dan Franky Kowaas Juga Ditemukan Meninggal Dunia

ANGKASAREVIEW.COM – Duka mendalam kembali dirasakan oleh keluarga besar cabang olahraga Paralayang, Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI). Setelah sebelumnya dua atlet paralayang yakni Petra Mandagi dan Gleen Mononutu ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan Hotel Roa Roa, berikutnya adalah atlet paralayang Ardi Kurniawan dan Franky Kowaas juga ditemukan telah meninggal dunia di lokasi yang sama, Selasa (2/10/2018).

Keempatnya menginap di Hotel Roa Roa, Palu yang ambruk setelah terimbas gempa 7,4 Skala Richter yang melanda Donggala dan Palu pada Jumat (28/9) pekan lalu.

Selain Franky Kowaas, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas juga menemukan jenazah  Loren Kowaas, keponakan Franky Kowaas yang ikut menemani Franky ke Palu untuk mendukung kegiatan kejuaraan Cross Country Paralayang dalam rangka Festival Pesona Palu Mamoni 2018. Kejuaraan ini diikuti kurang lebih 30 atlet paralayang.

ParalayangFranky Kowaas/Istimewa

Sebanyak tujuh atlet paralayang yang tidak bisa dikontak keberadaannya di Hotel Roa Roa sejak gempa bumi melanda pada Jumat, kini empat orang telah ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Mereka adalah Petra Mandagi, Gleen Mononutu, Ardi Kurniawan, dan Franky Kowaas. Petra, Gleen, dan Franky merupakan atlet Paralayang Sulawesi Utara. Sementara Ardi Kurniawan merupakan atlet Paralayang Jawa Timur asal Kota Batu.

ParalayangArdi Kurniawan (kiri)/Istimewa

Berasal satu kota dengan Ardi, atlet paralayang Viki Mahardika berhasil diselamatkan tim SAR setelah enam jam bertahan di bawah reruntuhan.

Tiga atlet paralayang lain yang belum ditemukan keberadaannya adalah Fahmi, Reza Kambey, dan Dong Jin.

Atlet Paralayang Indonesia dalam pelaksanaan Asian Games 2018 ikut mengharumkan nama Indonesia dengan meraih dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Dengan kontribusi tersebut, Indonesia menempati urutan keempat dari total 45 negara peserta di bawah China, Jepang, dan Korea Selatan.

ParalayangIstimewa

Salah satu atlet penyumbang medali emas Asian Games 2018 dalam nomor ketepatan mendarat beregu putra, Hening Paradigma, selamat dari bencana. Ia yang menginap di tempat lain yakni Borneo Hotel pada saat kejadian tengah berada di pusat perbelanjaan Palu Grand Mall.

Saat gempa melanda, ia bersama pengunjung mal lainnya berhaburan keluar dari gedung perbelanjaan tersebut.

(RON)