Ini Arena Patriot Expo, Tempat Berlangsungnya ARMY 2018 di Kubinka Rusia

ANGKASAREVIEW.COM– Berjarak 60 km dari pusat kota Moskow, Rusia ajang forum dan pameran teknologi militer yang dikenal dengan sebutan ARMY (tahun ini ARMY 2018) dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih satu jam dari Moskow apabila jalanan tidak macet.

Pengunjung pameran yang hendak menyaksikan beragam alat utama sistem senjata (alutsista) Rusia, harus berangkat pagi-pagi agar terhindar dari kemacetan di jalanan maupun saat hendak masuk ke lokasi pameran.

Maklum, pameran ARMY sejak dilaksanakan tahun 2015 dan tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat kalinya, mendapat atensi yang cukup besar baik dari para pelaku dan pebisnis industri pertahanan, personel militer, maupun kalangan terkait lainnya termasuk para pecinta teknologi militer serta para awak media yang meliput kegiatan ini.

Roni Sontani

Tahun ini, dalam penyelenggaraan pada 21-26 Agustus 2018, panitia menargetkan kunjungan sebanyak 550.000 orang guna menyaksikan gelaran alutsista yang dipamerkan baik di arena luar gedung maupun di dalam gedung pameran. Dapat dikatakan, pameran dan forum ARMY merupakan surga tersendiri bagi para peminat teknologi militer Rusia.

Sobat AR, secara umum istilah ARMY dalam terminologi bahasa Rusia lebih digunakan untuk menggambarkan Angkatan Bersenjata dan bukan hanya Angkatan Darat secara khusus. Tidak salah apabila kata ARMY pun dipilih untuk pameran alutsista bergengsi ini.

Roni Sontani

Arena Patriot Expo berada di sebuah lahan yang cukup luas dan representatif karena memiliki gedung-gedung pameran indoor seluas 40.000 meter persegi dan juga area outdoor yang memadai seluas 120.000 meter persegi guna menampung total 362 alutsista militer Rusia Negeri Paman Putin dalam ARMY 2018. Mulai dari helikopter, tank, kendaraan lapis baja, kendaraan peluncur rudal, UAV, dan sebagainya.

Arena Patriot Expo juga memiliki sejumlah landasan heli (helipad) di luar lahan pameran statik untuk membantu mobilisasi para pejabat menggunakan si sayap putar saat diperlukan. Sementara untuk menampung pesawat-pesawat sayap tetap (fixed wing) memang tidak tersedia. Kecuali di ujung landasan yang terpisahkan oleh pagar dari arena pameran dan berjarak agak jauh.

Area pameran untuk pesawat fixed wing dipusatkan di Kubinka Airfield, markas tim aerobatik Angkatan Udara Rusia. Di tempat ini disajikan total 30 pesawat yang dapat dinikmati pengunjung. Mulai dari pengebom strategis Tu-160 Blackjack, Tu-95 Bear, dan juga sejumlah helikopter beragam ukuran.

Roni Sontani

Bila hendak ke tempat tersebut, pengunjung harus menggunakan mobil, keluar dari arena ekspo dan butuh waktu kurang lebih setengah jam apabila jalanan lancar. Ada pula bus yang disiapkan oleh panitia untuk menuju ke tempat tersebut.

Sobat setia AR, di Kubinka Airfield pesawat-pesawat tempur AU Rusia melakukan atraksi udara. Demikian juga dengan helikopter dan tim-tim aerobatik militer seperti Russkie Vityazi (Russian Knight) yang menggunakan Su-30SM, Strizhi (Swifts) berkekuatan MiG-29A/UB, maupun Sokoli Rossii (Falcons of Russia) yang menggunakan Su-35S. Pada ARMY 2018, pesawat tempur siluman generasi kelima Rusia, Su-57 turut tampil terbang menambah kemeriahan acara.

army-2018Roni Sontani

Tidak hanya pesawat sayap tetap, sejumlah helikopter pun melaksanakan atraksi udara dalam ARMY 2018 ini. Hadirnya helikopter raksasa Mi-26T2V sebagai salah satu debutan di pelaksanaan ARMY, makin menambah semaraknya parade alutsista udara.

Masuk ke arena Patriot Expo di Kubinka, kita langsung disambut oleh deretan puluhan tank Angkatan Darat Rusia yang membuat kita ingin langsung memotretnya. Berlama-lama di tempat ini tak membuat kita bosan karena demikian banyaknya tank, kendaraan lapis baja, pengusung rudal, hingga truk, dan kendaraan lainnya hingga jumlah ratusan.

Area khusus untuk pameran statik helikopter berada di sisi kanan arena Patriot Expo. Tempat ini diisi oleh sejumlah helikopter produk Russian Helicopters di bawah naungan korporasi industri pertahanan negara Rostec, seperti Mi-35M, Mi-28NE, Mi-226T, Mi-17V-5, dan ANSAT.

Roni Sontani

Alutsista-alutsista berukuran besar seperti peluncur TOPOL, S-300, S-300VM, Isothermal transport-docking, BAL-E, dan lainnya juga mewarnai sekian banyak kendaraan lapis baja yang membuat pengunjung makin betah. Tak ketinggalan MBT terbaru Rusia T-14 Armata turut menjadi salah satu penyedot pengunjung ARMY 2018.

Sementara di dalam gedung pameran, seperti biasa pengunjung bisa melihat stan-stan pameran yang menjadi representasi dari perusahaan masing-masing guna melakukan lobi maupun memamerkan produk dalam skala model.

Sobat AR, salah satu kelebihan dari arena Patriot Expo tempat dilaksanakannya pameran ARMY adalah adanya tempat uji dinamik dan fire power demo untuk alutsista darat. Lokasi ini berada di area khusus yang disebut Land Forces Demonstration Cluster (Alabino). Di tempat ini dipertunjukkan kendaraan-kendaraan tempur AD Rusia secara dinamik dan melaksanakan penembakan.

Roni Sontani

Tidak hanya untuk alutsista darat, ARMY juga menyediakan tempat untuk pertunjukan dinamik alutsista matra laut, yaitu di tempat dengan nama Naval Forces Demonstration Cluster (Alabino).

Sayang, karena keterbatasan waktu, Angkasa Review tidak sempat melihat pertunjukkan di kedua tempat yang dilaksanakan siang hari ini. Untuk Public Days, pertunjukan dilaksanakan hingga sore hari.

ARMY 2018  walau hanya diikuti oleh 14 negara sahabat Rusia mampu menghadirkan 8.600 partisipan dari 140 acara yang dilaksanakan. Sebanyak 400 jurnalis ikut meliput kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia ini.

Roni Sontani

Tidak ada perusahaan-perusahaan dari wilayah blok Eropa Barat dan Amerika Serikat ikut dalam kegiatan besar skala tahunan ini. Meski demikian, sejumlah media mengirimkan wartawannya untuk melihat dan memberitakan kegiatan di ARMY 2018.

Ajang ARMY yang dilaksanakan tahunan oleh Kementerian Pertahanan Rusia sejak 2015, dalam pandangan Angkasa Review bakal semakin besar di tahun-tahun mendatang. Bisa jadi juga berikutnya ajang ini akan dilaksanakan dua tahunan agar berantian dengan pelaksanaan MAKS setiap tahun ganjil di Bandara Internasional Zhukovsky, Moskow.

Roni Sontani

Sobat AR, melihat bahwa Rusia memiliki arena Patriot Expo di tengah area ‘hutan’ di luar kota Moskow dengan jarak seperti Jakarta ke Bogor, terlintas di pikiran bila Indonesia juga bisa membuat arena seperti ini di Sentul, Bogor misalnya, atau kelak di wilayah Sukabumi ketika sudah terdukung oleh jalan tol, atau di tempat lain yang terbuka dan representatif.

Memiliki tempat khusus untuk pameran sekaligus demonstrasi dinamik alutsista akan memberi ruang bagi berkembangnya industri pertahanan dalam negeri. Dengan punya tempat seperti ini, sekaligus bisa digunakan untuk penyelenggaraan pameran pertahanan dalam skala lebih besar. Syukur apabila bisa menemukan tempat pameran yang sekaligus bisa menampung alutsista tiga matra untuk pertunjukan secara statik maupun dinamik.

Ron

Roni Sontani (Kubinka, Moscow Region, Rusia)