ILA 2018: F-35 Tantang Eurofighter Typhoon

ANGKASAREVIEW.COM – Lockheed Martin telah menyampaikan penawaran jet tempur siluman F-35 Lightning II kepada Pemerintah Jerman sebagai pengganti 90 armada Panavia Tornado yang akan dipensiunkan Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe) pada 2025.

Wakil Presiden Pengembangan Bisnis dan Integrasi Strategi Lockheed Martin Jack Crisler menyatakan, seandainya Jerman kemudian memutuskan memilih F-35, maka pengiriman pesawat sesuai pesanan dapat dilaksanakan setelah tiga tahun.

Jack Crisler mengatakan hal itu dikutip FlightGlobal pada hari kedua pameran kedirgantaraan dan pertahanan ILA (Internationale Luft- und Raumfahrtausstellung) 2018 di Berlin, Kamis.

Sebelumnya, konsorsium Eurofighter yang didukung Airbus juga telah menawarkan Typhoon bermesin lebih kuat sebagai calon pengganti Tornado kepada Kementerian Pertahanan Jerman.

BACA  Selain Cilegon, 330 Warga Gunung Kencana Lebak Dapat Diklat Keterampilan Gratis dari STPI Curug

Tidak hanya mesin yang kemampuannya ditingkatkan, Eurofighter juga akan meningkatkan sistem di Typhoon seperti Euroradar Captor-E yang merupakan radar aktif (AESA) dan telah digunakan sejak 2014.

Eurofighter menyatakan, Typhoon versi upgrade merupakan pilihan terbaik dan logis mengingat Jerman saat ini sudah mengoperasikan 130 Typhoon. Melanjutkan pengadaan Typhoon berarti akan memberikan kemudahan dan penghematan lebih tinggi pada biaya pengoperasian pesawat ini.

Eurofighter juga menjanjikan teknologi yang dikembangkan pada Typhoon dapat digunakan untuk membangun jet tempur masa depan Eropa yang akan diproduksi bersama oleh Jerman dan Perancis.

Akan halnya Lockheed Martin, Crisler meyakinkan, penawaran F-35 kepada Jerman memberikan beragam keuntungan yang akan didapat oleh Jerman.

BACA  airBaltic dan Bombardier perkenalkan CS300, Pesawat Paling Hijau di Dunia

Ditegaskan juga, F-35 tidak akan menjadi kompetitor bagi pesawat tempur masa depan (FCAS) yang akan dikembangkan Jerman bersama Perancis.

Bahkan, tandasnya, Lightning II akan menjadi penempur pelengkap dan sebagai jembatan bagi Jerman dalam mengembangkan penempur generasi kelima.

Dengan penawaran yang diajukan ini, dapat dikatakan F-35 resmi menantang¬†Typhoon yang sudah diajukan ke Kementerian Pertahanan Jerman dalam ‘duel’ memperebutkan tongkat estafet dari Tornado.

RONI SONTANI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *