Remajakan Seluruh Armada Tu-160, Rusia Siap Tampil Lebih Gahar di 2030

ANGKASAREVIEW.COM – Seluruh armada pesawat pembom supersonik pengangkut misil strategis Rusia, Tuploev Tu-160 White Swan (NATO: Blackjack) digadang akan disematkan beberapa persenjataan baru. Modernisasi persenjataan tersebut menurut Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yuri Borisov akan selesai pada 2030 mendatang.

Kementerian Pertahanan Rusia berencana untuk menghadirkan versi yang lebih segar pesawat pembom strategis jarak jauh ini dengan melakukan peningkatan kemampuan masif dari segi operasionalnya.

“Hanya badan pesawat yang akan tetap utuh, sementara semua peralatan radio-elektronik dan mesin pesawat akan diremajakan. Kami akan menerima armada pesawat strategis yang dimodernisasi itu sekitar tahun 2030,” ujar Borisov saat kunjungannya ke Samara JSC Kuznetsov (perusahaan yang memproduksi mesin penerbangan jarak jauh), Rabu (21/3/2018).

Baca Juga:

Beruntung Banget Bisa Melihat Si Beruang Udara Rusia di Tanah Biak

Mengejutkan! USAF Segera Pensiunkan Pembom Strategis B-1 dan B-2

Menurut Borisov, armada Tu-160 yang diremajakan tersebut akan kurang terlihat dibandingkan pendahulunya karena dilapisi dengan pelapis khusus.

“Bersamaan dengan itu, kami sedang mengembangkan senjata udara terbaru, dan Anda tidak dapat membandingkan pesawat Tu-160 dengan misil Kh-55, Kh-550 dan bahkah Kh-101. Kami berharap pesawat akan diproduksi secara berseri pada 2030 dengan persenjataan udara terbaru yang akan memiliki jangkauan sangat berbeda,” papar Borisov.

Tu-160 merupakan pesawat terbesar dan menjadi salah satu pesawat tempur terkuat di dunia. Pada 2015, dikeluarkan kebijakan untuk memulai kembali produksi bomber strategis ini oleh Kazan Aviation Enterprise.

Pada 16 November 2017, pesawat baru yang diproduksi dikirim dari bengkel perakitan akhir ke stasiun pengujian penerbangan. Dari peningkatan kemampuan yang dilakukan, efisiensi bomber Tu-160 diharapkan akan meningkat sebesar 60 persen. (ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *